У нас вы можете посмотреть бесплатно Bos MI Ramal IHSG Belum Bisa Sentuh 10.000 di Tahun 2026, Ini Penyebabnya! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pelaku pasar keuangan Indonesia disebut Direktur Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi, Ernawan R. Salimsyah optimistis terhadap prospek penguatan lanjutan pasar saham Indonesia di 2026. Level IHSG yang sudah berada di level 9.000 di awal tahun 2026 ini dan memiliki peluang untuk menyentuh level 9.700 di akhir tahun hingga mencapai 10.700 di 2027. Saat ini volatilitas ekonomi dan geopolitik global masih menjadi sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan pasar modal RI meski saat ini pasar domestik masih banyak ditopang oleh investor domestik. Setidaknya ada 3 faktor pendorong IHSG yakni fundamental, teknikla/momentum dan tensi geopolitik yang terkjait dengan Rupiah dan berimbas ke pasar obligasi dan valuasi IHSG. Seperti apa pelaku pasar melihat prospek pasar modal RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi, Ernawan R. Salimsyah dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 21/01/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: / cnbcindonesia Facebook Page: / cnbcindonesia Instagram: / cnbcindonesia / cuap_cuan Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT