У нас вы можете посмотреть бесплатно Tronton Bermuatan Pasir Terguling di Tanjakan Gunung Batu, Timpa Rumah dan Warung Warga или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Tronton Bermuatan Pasir Terguling di Tanjakan Gunung Batu, Timpa Rumah dan Warung Warga Kabupaten Bogor – Viva Bogor —Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Tanjakan Gunung Batu, Kampung Girijaya, Desa Sirnasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 23.00 WIB. Selasa 23 Maret 2026. Sebuah mobil tronton bermuatan pasir abu terguling saat berusaha menanjak dan menimpa rumah serta warung milik warga. Kendaraan tronton bernomor polisi B 9196 FYV yang mengangkut pasir abu dari PT Bailey diduga tidak kuat menanjak saat melintasi jalur tersebut. Akibatnya, kendaraan kehilangan tenaga dan akhirnya terbalik ke sisi jalan hingga menghantam bangunan di sekitarnya. Warung sekaligus rumah milik Eti dan Apin mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan setelah tertimpa badan truk. Material bangunan tampak hancur akibat beban kendaraan besar tersebut. Eti, pemilik warung, menuturkan saat kejadian dirinya tengah beristirahat bersama suami dan anaknya di dalam rumah. “Sekitar jam 23:00 wib , saya, anak dan suami sedang tidur. Tiba-tiba terdengar benturan keras, rumah sampai bergoyang. Saya sempat berpikir itu gempa. Begitu keluar rumah, saya kaget karena bagian depan warung sudah tertimpa mobil tronton,” ungkapnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sopir tronton bernama Rivan (29) mengalami luka ringan pada bagian kaki dan sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjungsari untuk mendapatkan perawatan. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat jalur Tanjakan Gunung Batu dikenal cukup curam dan rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat yang bermuatan penuh. Warga berharap ada evaluasi dan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Dedi Ruswandi