У нас вы можете посмотреть бесплатно Pendakian Gunung Malabar - Pangalengan | Masih Banyak Harimau | Part 02 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Teman-teman, sebelumnya saya mohon maaf mungkin judul sama thumbnail video ini akan rada sedikit kontroversi. Karena seperti yang kita ketahui kalau Harimau Jawa itu sebenarnya sudah punah. Jadi yang sekarang ada dan hidup di hutan-hutan (pulau jawa khususnya), itu bukan harimau melainkan Macan. Harimau dan Macan adalah dua jenis binatang yang berbeda. Bahkan macan sendiri ada beberapa jenis, mulai dari macan kumbang, macan tutul, dll (saya tidak tahu persis). Nah disini mungkin ada yang perlu teman-teman ketahui, kalau kebanyakan orang dijawa barat pada khususnya. Akan menyebut kedua jenis binatang itu dengan sebutan “Maung”. Tak peduli dia mau macan kek, dia mau harimau kek, pokoknya “tadi urang ningali maung” misalnya...... Sedangkan Maung sendiri kalau di artikan kedalam bahasa indonesia yang berarti Harimau. Kalau kalian tak percaya, coba deh kalian buka google translate. Nah daripada kita mempermasalahkan Itu harimau atau macan, mungkin ada pesan yang lebih bermanfaat yang bisa kita dapat. Inti pesan moral dari video ini adalah: Pertama: Kalau kondisi hutan kita sudah lumayan memprihatinkan kondisinya. Seperti hal-nya pembalakan hutan untuk pembukaan ladang. Hutan yang seharusnya ditumbuhi pohon-pohon kayu, sekarang sudah berubah menjadi kebun sayuran. Tapi mohon maaf, disini saya juga tidak bermaksud menyalahkan petani. Karena ini tuh bagaikan pedang bermata dua, disatu sisi saudara-saudara kita para petani butuh mata pencaharian mereka, tapi disisi lain mungkin terjadi ketidakseimbangan ekosistem alam. Yang Kedua: Kita tidak cukup modal nekat, jangan hanya pengen keliahatan keren terus kita naik gunung tanpa persiapan yang matang, tanpa pemikiran yang bijak. Itulah sebabnya kenapa saya mengajak kedua teman yang sudah pernah kesana, itu karena saya tidak mau mati konyol. Yang Ketiga: Saya tidak bermaksud menakut-nakuti, tapi saya tidak mau ada orang gara-gara mereka telah melihat video saya, lalu mereka nekat ngecamp diatas puncak malabar. Itu terlalu beresiko, karena “maung” di gunung malabar itu masih benar dan nyata adanya: Ini mungkin saya cantumkan bukti bahwa dihutan malabar masih ada “Maung” https://tekno.tempo.co/read/698949/ma... https://news.detik.com/berita-jawa-ba... Sekali lagi saya mohon maaf, tidak bermaksud mencari pembenaran. Tapi mungkin pada intinya cobalah kita melihat sesuatu itu dari sisi positifnya, jangan Cuma mencari-cari kelemahan saja. Terima kasih pada kalian yang telah berkenan menonton video saya, jangan lupa untuk mensupport chanel ini dengan cara like, share, dan subscribe. Karena dibalik video yang sesederhana ini, ada orang yang begadang sampe jam 3 pagi, demi untuk membuat tayangan yang mudah-mudahan ada manfaatnya. Tonton Video Part 1 nya disini: • Pendakian Gunung Malabar - Pangalengan | M... ============== Ikutin saya di media sosial================== Youtube: / bodinkartventure Facebook: / bodinkartventure Instagram: / bodinksvriadi Email: bodinks23@gmail.com