У нас вы можете посмотреть бесплатно Nusron Wahid Sebut Alasan Presiden Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan Board of Peace или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11... Krisis yang terjadi di Timur Tengah sekarang ini setelah koalisi Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran semakin menguatkan desakan kepada Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace. Pasalnya AS yang menginisiasi BoP justru membuat gejolak di kawasan Timur Tengah sehingga terjadi perang. Namun pemerintah masih menilai BoP menjadi saluran untuk mewujudkan perdamaian di Palestina sebagaimana tujuan awal keikutsertaan Indonesia. Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nusron Wahid mengatakan bahwa Presiden Prabowo menilai BoP masih relevan untuk mewujudkan perdamaian Palestina yang sudah lama tidak terwujud. Hal itu pula yang disampaikan Prabowo saat bertemu para ulama, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026) malam. "Posisi pak presiden, bangsa Indonesia sudah menerima BOP ini sebagai sarana, sebagai ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu. Jangan sampai ikhtiar dan usahanya belum dilakukan, sudah diminta untuk keluar terlebih dahulu," kata Nusron. Presiden kata Nusron tidak mempermasalahkan adanya pihak yang meminta agar Indonesia keluar dari BoP. Pemerintah menerima masukan tersebut untuk dikaji dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. "Tapi kalau ada yang menyarankan seperti itu, pemerintah tidak anti kritik. Kita mendengarkan sambil mencermati keadaan, tetapi kita akan membuktikan di lapangan bahwa diplomasi ini jalan terbaik untuk menciptakan perdamaian. Bukan dengan jalan peperangan," kata Nusron. Dalam pertemuan dengan ulama selama 4 jam tersebut, Presiden kata Nusron menyampaikan bahwa belum ada jalan lain dalam mewujudkan perdamaian di Gaza Palestina, selain bergabung dengan BoP. "Kemudian pak presiden juga mempertanyakan, terus kalau seandainya ada yang menawarkan kita mendesak keluar dari BOP, terus tawarannya kita meja berunding, dalam rangka menciptakan perdamaian itu di medan apa? Di forum apa?" tuturnya. Sekarang ini kata Nusron, satu satunya cara untuk mewujudkan perdamaian di Palestina adalah melalui meja perundingan. Forum perundingan yang saat ini sedang berjalan adalah BoP. "Karena forum untuk melakukan perundingan perdamaian di Palestina dan Gaza, itu satu-satunya hari ini adalah di BOP. Karena itu, Indonesia dengan delapan negara bersepakat dalam rangka untuk itu," pungkasnya. Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhadjir Effendy mengungkapkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para ulama, kiai, habaib, pimpinan pondok pesantren, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Muhadjir menyebut, pada pertemuan itu, Prabowo menjelaskan tentang keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Menurutnya, Prabowo menyatakan bahwa keterlibatan Indonesia di BoP sudah melalui proses yang panjang dan tidak tergesa-gesa. "Sudah dibicarakan dengan beberapa pimpinan negara yang ada di wilayah, terutama wilayah Teluk yang kemudian sepakat untuk bergabung," ujar Muhadjir. Ia mengatakan, bergabungnya Indonesia ke BoP merupakan strategi yang disiapkan Kepala Negara. Strategi itu sebagai bentuk perjuangan Indonesia menciptakan perdamaian dari internal forum strategis. "Jadi setelah selama ini kita berada di luar, kita sekarang mencoba berjuang dari dalam," ungkap Muhadjir. Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji ini menekankan, dalam menjalankan perannya di BoP, Prabowo akan tetap berada dalam koridor konstitusi. "Terutama di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar kita dan kemudian juga tetap berkomitmen kepada tujuan awal, yaitu terciptanya dua negara yang berkoeksistensi damai, yaitu negara merdeka Palestina dan Israel," ucapnya. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa mewujudkan kemerdekaan Palestina harus terus diupayakan. "Itu tercantum di dalam perjanjian 20 poin di poin 19 dan poin 20 itu tegas bahwa memang tujuan BoP itu adalah terciptanya negara Palestina berkoeksistensi dengan Israel." "Saya kira itu yang menjadi pegangan kita. Dengan demikian, maka tadi para ulama, para tokoh-tokoh agama, semuanya sepakat dengan apa yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden," kata Muhadjir. Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #presidenprabowo #boardofpeace #konfliktimurtengah #dewanperdamaian #gaza #iran #indonesia