У нас вы можете посмотреть бесплатно ORGANIK "Nadia" (Official Video Clip) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
ORGANIK Seharusnya, regenerasi harus selalu dijaga untuk bisa survive. Pun begitu ketika berada di scene musik. Ketika sebuah band sudah melewati masa "hitsnya", nggak ada salahnya untuk mempersilahkan deretan wajah-wajah baru ini hadir untuk meneruskan tongkat estafet musik yang udah dimeriahkan para senior-seniornya. Biar industri ini tetap punya warna-warni. Jika menyebut nama ORGANIK, berarti salah satu tongkat yang dimaksud telah digenggamnya. Pastinya! Bermodalkan sebuah self-title album debut band yang digawangi oleh Jaysam (vokal), Agam (gitar), Ule (gitar) dan Sattam (keyboard) ini udah siap untuk melanjutkan tongkat estafet tersebut di scene musik lokal. "Sejak awal dibentuk, kita semua sudah menanamkan visi untuk berkarir di musik. Jadi bisa dibilang, musik adalah jalan kita. Dan kita pun udah siap menerima apa yang bakal dihadapi ke depannya," kata Ule gitaris Organik. Selama setahun berada dalam studio, ORGANIK telah mempersiapkan materi musikal yang diharapkan bisa bikin penikmatnya kepincut. Dan konsep musik pop dengan balutan efek melayu yang kental telah dipilihnya untuk mengarungi industri ini. "Kita ngerasa bahwa musik pop yang kita usung cukup mewakili banyak orang di sini. Kalo pun menjadi melayu, itu adalah penilaian orang. Lagi pula, nggak ada yang salah kok dengan musik melayu. Justru kita ngerasa bangga dengan musik kita ini," ungkap Jaysam, jebolan sebuah program talent search di televisi swasta lokal. Langkah awal, ORGANIK melepas nomor berjudul Angin Surga sebagai single perdananya. Struktur sound yang sederhana, aransemen yang catchy dan nuansa pop yang hangat menjadi alasan utama. Nggak hanya itu, lewat lagu ini pula mereka punya senjata ampuh untuk memikat penikmatnya. Apalagi kalo bukan dance organik! "Kami menyebutnya seperti itu," sembur Sattam. "Nggak susah kok untuk ngelakuin dance organik. Cukup melakukan beberapa gaya tarian, pastinya akan membuat hati lebih senang. Kalo menyanyikan sembari menari, wah, pasti ser lagi," tambah Sattam. Lagu Angin Surga bukan satu-satunya yang seru di album ini. Waspada juga sama lagu Nadia. Trek ini punya kadar musikal yang kuat sebagai racun. Nuansa baladanya cukup kental. Sementara flow notasinya membius. Liriknya pun cukup dalam. "Ini soal kekagumaan kita terhadap seseorang yang telah memikta hati. Berat rasanya untuk berpaling darinya. Itu sebabnya, kenangan itu kita rangkai menjadi sebuah harmoni pembalut luka,"papar Agam. Namun, lagu-lagu seperti Janjiku, Takkan Rela (Cinta Matiku), Dinda, Cinta Terhalang, Yang Kuberikan dan Tak Punya Hati cukup mumpuni untuk menjadi hits dikemudian hari. Maklum aja, ada Baron dan Tama 'Kangen' yang mengawal semua aransemen musikal ORGANIK. Keduanya pun ambil bagian dalam penciptaannya. Belum lagi sosok Sujana dibelakang band bentukan setahun silam ini. Produser muda ini cukup sukses mengangkat nama Kangen Band, T2 dan Hello ke scene musik lokal. Dengan sejumlah nama populer dibelakang Organik serta visi misi yang kuat, mereka berharap menjadi salah satu bahan sekunder yang dicari banyak penikmatnya. Sesuai dengan namanya aja, ORGANIK. "Belakangan ini produk yang berbau organik, lagi banyak dibutuhin nih. Lebih natural dan sehat katanya. Nah, semoga aja nama ini menjadikan kita bagian dari kebutuhan penikmat musik," tutup Jaysam.