У нас вы можете посмотреть бесплатно IRAN PUNYA 2.000 LEBIH RUDAL SIAP TEMPUR! AS Kehabisan Stok Patriot, Teluk Rawan Jadi Sasaran или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru SURYAMALANG.COM - Negara-negara di kawasan Teluk Persia kini berpacu dengan waktu menghadapi gelombang serangan drone dan rudal dari Iran. Meski sistem pertahanan udara buatan Amerika Serikat masih mampu menahan serangan, muncul kekhawatiran soal stok rudal pencegat yang mulai menipis. Pakar rudal dari Universitas Oslo, Fabian Hoffmann, memperingatkan intensitas penggunaan interceptor saat ini tidak bisa bertahan lama. Ia menyebut, dalam hitungan hari hingga satu minggu, negara-negara Teluk bisa merasakan kekurangan amunisi. "Intensitas penggunaan pencegat yang kita lihat selama beberapa hari terakhir tidak dapat dipertahankan lebih dari satu minggu, mungkin hanya beberapa hari saja, dan kemudian mereka akan merasakan dampak dari kekurangan rudal pencegat," ujar Hoffmann. Data menunjukkan skala serangan yang masif. Uni Emirat Arab melaporkan 174 rudal balistik, delapan rudal jelajah, dan 689 drone menghantam wilayahnya dalam tiga hari. Bahrain menerima 70 rudal balistik, di Kuwait dan Qatar, drone Iran juga menyasar fasilitas penting, termasuk kedutaan dan pembangkit listrik. Secara teknis, dibutuhkan dua hingga tiga rudal pencegat untuk menghancurkan satu rudal balistik. Sementara Iran diperkirakan memiliki lebih dari 2.000 rudal jarak jauh. Di sisi lain, stok interceptor negara Teluk disebut terbatas. Namun UEA dan Qatar membantah kekurangan amunisi dan menegaskan sistem pertahanan mereka masih kuat. "UEA memiliki cadangan amunisi strategis yang kuat, memastikan kemampuan intersepsi dan respons yang berkelanjutan dalam jangka waktu lama, sembari menjaga kesiapan operasional penuh untuk melindungi keamanan nasional," tulis pernyataan resmi tersebut. Sementara itu, Pentagon juga dilaporkan mulai menipis stok Patriot karena banyak dialokasikan untuk Ukraina. Situasi ini membuat negara-negara Teluk mulai melakukan penjatahan penggunaan rudal pencegat. (Tribun-Video.com/Kompas.com) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Stok Rudal Pencegat di Teluk Tinggal Hitungan Hari, Rawan Jadi Target Empuk Iran https://www.kompas.com/global/read/20.... Editor Video : Gianta Firmandimas Adya Mahendra Uploader: Wening Cahya Mahardika WEBSITE: http://suryamalang.com/ INSTAGRAM: / suryamalang FACEBOOK: / suryamalang.tribun #suryamalang #malang #ngalam #viory