У нас вы можете посмотреть бесплатно Serunya Tradisi Betawi Palang Pintu или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Tradisi Palang Pintu merupakan salah satu kekayaan budaya Betawi yang menggabungkan tiga unsur utama: seni bela diri (silat), sastra lisan (pantun), dan nilai religius (salam/shalawat). Secara harfiah, "Palang Pintu" berarti penghalang pintu. Tradisi ini biasanya menjadi pembuka dalam upacara pernikahan adat Betawi, yang mana jawara dari pihak pengantin pria harus "membuka" jalan untuk masuk ke kediaman pengantin wanita. Unsur-Unsur Utama Palang Pintu Laga Silat: Pertarungan simbolis antara jawara pihak pria dan jawara pihak wanita. Ini melambangkan sang pria mampu melindungi keluarganya dari marabahaya. Balas Pantun: Sebelum silat dimulai, terjadi adu lisan yang jenaka namun penuh makna. Pantun ini berisi maksud kedatangan pihak pria serta syarat-syarat dari pihak wanita. Pembacaan Sike: Doa atau pembacaan shalawat yang melambangkan bahwa keluarga yang akan dibangun harus berlandaskan nilai-nilai agama yang kuat. Musik Pengiring: Biasanya diiringi oleh dentuman Tanjidor atau Rebana Ketimpring yang membuat suasana semakin meriah dan sakral. Filosofi di Balik Tradisi Tradisi ini bukan sekadar tontonan, melainkan simbol ujian. Untuk membangun rumah tangga, seorang pria harus menunjukkan keberanian (silat), kecerdasan/kesantunan dalam berkomunikasi (pantun), serta ketaatan beragama (sike).