У нас вы можете посмотреть бесплатно Setelah Dua Bulan Berjalan, MBG di SDN 2 Rantepao Berdampak Signifikan pada Pertumbuhan Anak или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #mbg #torajautara #karakteranak Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak nyata bagi siswa SDN 2 Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kepala SDN 2 Rantepao, Nety Ringan, menilai program tersebut tepat sasaran karena bukan hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan fisik anak. Menurut Nety, sekolahnya menjadi salah satu penerima awal MBG di Toraja Utara. Sejak menerima MBG pada awal Februari 2025, pertumbuhan siswa menunjukkan perubahan positif. “Perkembangan fisik anak-anak lumayan bagus. Tinggi badan mereka terlihat lebih cepat bertambah,” ujarnya, Jumat (27/2/2026) Sebelum MBG berjalan, pihak sekolah sebenarnya sudah mewajibkan siswa membawa bekal dari rumah untuk menghindari kebiasaan jajan sembarangan. Namun, kehadiran MBG dinilai semakin membantu, terutama bagi orang tua. Banyak wali murid mengaku bersyukur karena tidak lagi kerepotan menyiapkan bekal setiap pagi, sekaligus memastikan anak tidak terlalu sering membeli jajanan di luar. Tak hanya fokus pada gizi, SDN 2 Rantepao juga memanfaatkan MBG sebagai sarana pembinaan karakter. Pendistribusian makanan dilakukan terpusat di dapur sekolah. Siswa mengambil makanan sendiri dengan budaya antre, lalu mengembalikan ompreng secara mandiri tanpa boleh diwakilkan. “Kami ingin tanamkan budaya sabar, tanggung jawab, dan mandiri,” jelas Nety. Sebanyak tujuh guru bertugas secara bergiliran mengatur distribusi makanan setiap hari. Sistem ini dinilai efektif karena tidak pernah terjadi kehilangan tempat makan dan sisa makanan dapat terpantau dengan baik. Saat ini, SDN 2 Rantepao memiliki 702 siswa yang terbagi dalam dua sesi belajar. Porsi makanan pun dibedakan antara kelas rendah dan kelas tinggi sesuai takaran ahli gizi. Bagi siswa dan guru Muslim yang berpuasa, menu MBG selama Ramadan diberikan dalam bentuk makanan kering untuk dibawa pulang. Di sekolah tersebut tercatat 72 siswa Muslim serta beberapa guru dan tenaga kependidikan Muslim yang tetap terlayani. Nety berharap program MBG terus berlanjut, terlebih mulai 2026 tenaga pendidik juga ikut dilayani. Ia memastikan selama program berjalan tidak pernah terjadi kasus keracunan makanan. Pihak sekolah bahkan melakukan evaluasi harian terhadap rasa, warna, aroma, dan tekstur makanan, serta menjalin komunikasi aktif dengan dapur penyedia agar kualitas tetap terjaga. Sementara, Novalin Stevany Syarah (9), Kelas 3A, mengaku sangat menikmati menu MBG hari ini. "Hari ini kami makan Burger, yang kesukaan saya, dan ayam kecap," Ujarnya Ia pun berterimakasih kepada MBG yang telah membawakan menu makanan enak. Senada dengan itu, Ergah alexander paembonan (8), juga mengaku menu kesukaannya adah nugget. "Nugget dan ayam gorengpaling saya suka," Ungkapnya. Meskipun ia makan disekolah namun setibahnya di rumah ia tetap makan. Reporter : Zul Fadli Editor Video : Sanovra J. R Narator : Rasni Gani