У нас вы можете посмотреть бесплатно Korban Begal yang Bunuh Pelaku Dapat Penghargaan dari Polresta Metro Bekasi Kota или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kisah Mohamad Irfan Bahri (19) benar-benar kayak dongeng. Ia yang tengah liburan ke Bekasi selamat dari pembegalan saat mejeng di Jembatan Summarecon Bekasi, Rabu (23/5/2018) dini hari. Irfan pun melakukan perlawanan, meski mengalami beberapa luka, namun akhirnya dua pelaku begal yakni Aric Saifuloh (17) dan Indra keok. Bahkan Aric akhirnya tewas. Pelaku yang selamat malah membuat laporan ke polisi yang menyebut mereka korban begal. Polres Metro Bekasi sempat menyatakan Irfan sebagai tersangka. "Iya yang bela diri, tersangka satu yaitu MIB (Muhammad Irfan Batubara). Tapi kita sedang minta pendapat ahli pidana dari kalangan akademisi, kita akan gelar perkara juga itu kan masuk kategori terpaksa dalam keadaan bela diri atau seperti apa," ujar Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, Senin (28/5/2018). Berita ini viral dan digunakan netizen yang tidak senang pada polisi untuk menyudutkan institusi Korps Bhayangkara. Berita penetapan Irfan sebagai tersangka tersebar mulai dari media online hingga media elektronik. Akhirnya, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengklarifikasi status Irfan. Kabar terbarunya, setelah selesai reka ulang kasus korban begal, Polres Metro Bekasi Kota memberikan piagam penghargaan kepada Irfan dan rekannya Achmad Rofik (19).