У нас вы можете посмотреть бесплатно Perbedaan Penyambutan Prabowo Terhadap Presiden Erdoğan di Istana Bogor dari Tamu Negara Lain -bioz или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - Suasana Istana Kepresidenan Bogor terasa istimewa dengan kedatangan Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan, dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut langsung tamu kehormatan ini di serambi kanan Istana Bogor, menandai dimulainya rangkaian acara yang sarat dengan simbol persahabatan dan sejarah panjang kedua negara. Kedatangan Presiden Erdoğan disambut meriah oleh pasukan berkuda berjumlah 75 personel, sebuah angka yang tak sekadar simbolis. Jumlah tersebut merepresentasikan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Turkiye, yang telah terjalin erat sejak 1950. Tak hanya itu, pasukan kehormatan, drumben Lokananta, dan puluhan pelajar turut memeriahkan sambutan, menciptakan atmosfer hangat nan khidmat. “Hubungan Indonesia dengan Turkiye sudah cukup lama, bahkan sejak masa kekaisaran Usmani Ottoman. Karena itu, hubungan batin di antara kita cukup dalam,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya, menegaskan ikatan historis yang melampaui batas waktu. Upacara kenegaraan dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, “Indonesia Raya” dan “İstiklal Marşı”, yang diiringi dentuman meriam salvo sebanyak 21 kali. Ritual ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan kehormatan dan penghargaan yang mendalam antara dua bangsa. Setelah inspeksi pasukan kehormatan, kedua pemimpin negara saling memperkenalkan delegasi masing-masing. Presiden Erdoğan tampak antusias menyapa para pejabat Indonesia, sementara Presiden Prabowo dengan sigap memandu jalannya acara. Diskusi Strategis dan Kemitraan Masa Depan Usai sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan di Ruang Teratai, kedua pemimpin melanjutkan agenda dengan pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pertahanan, hingga teknologi. Pertemuan bilateral dilanjutkan di Ruang Garuda, di mana kedua delegasi membahas potensi kemitraan yang lebih luas. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi di era globalisasi ini, sementara Presiden Erdoğan menyambut positif inisiatif Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral. Jamuan Makan Siang Penuh Makna Kunjungan kenegaraan ini ditutup dengan jamuan santap siang di halaman belakang Istana Bogor. Presiden Prabowo secara pribadi memimpin acara ini sebagai bentuk penghormatan dan simbol persahabatan. Menu yang disajikan pun dipilih dengan cermat, menggabungkan cita rasa kuliner Indonesia dan Turkiye, sebagai metafora dari harmoni kedua negara. Kunjungan Presiden Erdoğan ke Indonesia ini bukan hanya menjadi momentum bersejarah, tetapi juga penegasan komitmen kedua negara untuk terus menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Dengan ikatan sejarah yang kuat dan visi masa depan yang sejalan, Indonesia dan Turkiye siap menorehkan babak baru dalam hubungan bilateral mereka.(DAN) #Erdogan #PresidenTurkiye #Prabowo