У нас вы можете посмотреть бесплатно HAKEKAT CINTA или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
HAKEKAT CINTA #TUTURPJ313 #WTQ313 Pada CINTA engkau mengerti bahwa hubungan bukanlah jarak antara dua nama, melainkan pertemuan antara asal dan tujuan. Pada CINTA engkau merasakan ketersambungan jiwa tanpa ikatan kata, tanpa perjanjian dunia, karena ruh saling mengenal sebelum jasad saling menyapa. Pada CINTA jiwa bergetar dalam penyatuan, bukan lebur karena hilang, tetapi fana karena telah sampai. CINTA adalah Misteri Ilahi yang tidak dimengerti oleh akal, namun dikenali oleh hati yang tunduk. CINTA adalah Cahaya yang menerangi jalan pulang, bukan untuk dilihat, tetapi untuk diikuti. CINTA adalah Sifat Muhammad yang terpuji, akhlak yang hidup, rahmat yang berjalan di bumi dan langit. CINTA menyingkap tirai ego, meruntuhkan “aku” yang ingin memiliki, hingga yang tersisa hanya “Engkau”. CINTA adalah Hakikat Jiwa Suci, fitrah sebelum luka, janji sebelum lupa. CINTA adalah Madzhab para Nabi dan para Wali, jalan sunyi yang penuh cahaya, tanpa sorak tanpa nama. CINTA menembus tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi, karena ia tidak berjalan dengan kaki, tetapi dengan Nur. CINTA adalah ikatan suci ruh dengan Nur Nabi, sambungan rahasia antara hamba dan kekasih Tuhannya. CINTA adalah syafaat yang diberkahi, bukan karena diminta, tetapi karena dihidupi. CINTA adalah Nur Sejati, bukan pantulan, bukan bayangan, melainkan asal cahaya itu sendiri. CINTA adalah pengabdian yang haqiqi, tanpa tuntutan, tanpa perhitungan. CINTA melihat tanpa mata, mendengar tanpa telinga, berkata tanpa mulut dan tanpa suara. CINTA adalah tasydid— sabdu yang menegaskan pada Asma Allah, dan tasydid pada Asma Muhammad. Di sanalah rahasia keagungan CINTA berdiam: Nyata namun tak terjangkau, ternyatakan namun tetap ghaib, tersembunyi dalam keterbukaan. Pada Asma Allah, pada Asma Muhammad, segala kembali: SATU dalam Rahasia, SATU dalam Haqiqat, SATU dalam Sifat, hingga tiada lagi aku yang berdiri, kecuali: AKU lah AKU yang telah Engkau lenyapkan, dan Engkau hidupkan dengan-Mu.