У нас вы можете посмотреть бесплатно Penikam Bos Es Krim Menyerahkan Diri ke Polres Kepahiang, Akui Habisi Korban: Dia Datangi Saya или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus penusukan terhadap seorang bos es krim di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, terus bergulir. Pelaku bernama Amin menyampaikan pembelaannya dengan mengaku bahwa korban terlebih dahulu mendatanginya sebelum peristiwa terjadi. Insiden penusukan ini terjadi pada Senin (16/3/2026), di Jalan Lintas Kepahiang, tepatnya di depan Toko Duta Gallery, Kelurahan Dusun Kepahiang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban, Yusep, mendatangi Amin yang saat itu tengah berjualan balon di lokasi kejadian. Dalam pertemuan tersebut, diduga terjadi cekcok yang berujung pada aksi penusukan. Amin mengakui, senjata tajam berupa pisau yang digunakan merupakan miliknya, yang sehari-hari dipakai untuk memotong pipa balon. Setelah melakukan penusukan, pelaku meninggalkan senjata tersebut di lokasi kejadian. Tak lama setelah kejadian, Amin kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Kuasa hukum pelaku, Dedy Syofiandi, menyebut Amin datang sendiri ke Polres Kepahiang menggunakan sepeda motor. Sementara itu, dari pihak keluarga korban, sang ayah, Judin, mengungkap momen terakhir sebelum anaknya menjadi korban. Ia mengatakan, sebelum kejadian, korban sempat berpamitan pergi dari rumah. Namun tak berselang lama, sejumlah anggota kepolisian datang dan memberi kabar bahwa korban telah dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius. Korban sempat mendapatkan penanganan intensif di RSUD Kepahiang. Namun nahas, beberapa jam kemudian nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Judin juga mengungkapkan, sebelum insiden tersebut, kondisi rumah tangga korban tengah tidak harmonis. Bahkan, korban diketahui sempat mengetahui adanya komunikasi antara pelaku dan istrinya. Hal inilah yang diduga memicu emosi korban hingga berujung pada peristiwa berdarah tersebut. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Pengakuan Pelaku Penusukan Bos Es Krim di Kepahiang, Gunakan Pisau Potong Pipa Balon, https://bengkulu.tribunnews.com/kepah.... Program: Live Tribunnews Update Host: Rima Anggi Pratiwi Editor Video: Muna Salsabila Reporter: Bima Kurniawan