У нас вы можете посмотреть бесплатно Analisis Peneliti Senior ISI soal Eropa Tolak Ajakan Trump Buka Selat Hormuz, Iran Diuntungkan? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
KOMPAS.TV - Langkah Iran menutup Selat Hormuz, urat nadi penyaluran energi dan logistik global, membuat Amerika Serikat mulai mengumpulkan bala bantuan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak negara-negara anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO, ikut mengirimkan kapal dan pasukan untuk bantu membuka blokade Selat Hormuz. Tapi, Trump kecewa, negara-negara sekutu menolak membantu Amerika Serikat. NATO menegaskan hanya akan menempuh solusi politik melalui diplomasi dan negosiasi terhadap langkah Iran menutup Selat Hormuz. Salah satu anggota NATO, Jerman melalui kanselirnya, Friedrich Merz menekankan NATO adalah aliansi pertahanan bukan aliansi intervensi. Belakangan, Trump juga mendesak Inggris untuk mengirimkan kapal dan pasukan militer ke Selat Hormuz. Namun, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menyinggung legalitas AS dan Israel menyerang Iran. Starmer memastikan tak akan mengirim warga negaranya ke medan perang tanpa rencana perlindungan yang jelas. Trump tak senang dengan keputusan Inggris tersebut. Sebelumnya, Trump mengklaim Inggris sempat menghubunginya dua minggu lalu, menawarkan mengirim sejumlah kapal membantu AS di Selat Hormuz. Sejak Iran menutup Selat Hormuz, harga minyak dunia melambung hingga 105 dolar AS per barel, atau meningkat sekitar 40 persen. Kondisi ini semakin meningkatkan risiko krisis energi global yang pada akhirnya juga akan berpotensi terdampak pada Indonesia. Kita bahas lebih dalam sikap sejumlah negara Eropa menolak ajakan Trump membuka blokade Selat Hormuz bersama Peneliti Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence, Aisha Kusumasumantri. #iran #selathormuz #trump Content Creator: Aisha Amalia Putri _ Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!