У нас вы можете посмотреть бесплатно JENIS JENIS RAS DI INDONESIA или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Macam-macam ras di Indonesia dan ciri-cirinya adalah sebagai berikut: Ras Mongoloid Barat dan Ras Australoid Barat (Zaman Es/ Pleistosen) Ras Mongoloid Barat persebarannya meliputi Jawa. Madura, Sumatra, dan Kalimantan. Ras Australoid Timur persebarannya meliputi Papua. 2. Ras Negroid Ras Negroid adalah gelombang migrasi penduduk yang pertama. Ciri fisiknya adalah kulitnya berwarna hitam, berambut keriting, dan bertubuh tinggi. Ras ini berasal dari benua Asia dan menetap di Papua. Ada juga yang menyatakan bahwa ras ini berasal dari orang-orang yang tinggal di Semenanjung Malaya dan Kepulauan Andaman. 3. Ras Weddoid Ras Weddoid adalah gelombang migrasi penduduk yang kedua dengan ciri-ciri fisik berkulit hitam, berambut keriting, dan bertubuh sedang. Ras ini berasal dari India bagian selatan. Mereka mendiami Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Riau. Selain itu, ras ini biasanya berasal dari orang Kubu yang tinggal di Jambi, orang Sakai yang tinggal di Siak, dan orang yang tinggal di Kepulauan Mentawai dan Enggaro. 4. Ras Melayu Mongoloid Ras Melayu Mongoloid adalah gelombang migrasi penduduk ketiga. Ciri fisik yang dimiliki adalah kulit sawo matang, berambut lurus, bentuk wajahnya cenderung bulat, dan bertubuh sedang. Ras ini datang ke Indonesia terbagi menjadi 2 gelombang: Ras Proto Melayu Gelombang pertama disebut Proto Melayu (Melayu Tua). Kelompok ini datang dari Tionghoa bagian selatan (Yunan). Suku yang termasuk ke dalam ras ini diantaranya adalah Suku Batak, Suku Toraja, dan Suku Dayak. Ras Deutro Melayu Gelombang kedua disebut Deutro Melayu (Melayu Muda). Ras ini masuk ke Indonesia melalui Semenanjung Malaya, Madura, Jawa, Bali. Ras Deutro Melayu memiliki ciri fisik yang sama dengan Ras Proto Melayu. 5. Ras Papua Melanezoid Ras Papua Melanezoid mayoritas berada di Papua, Pulau Aru, dan Pulau Kai. Ras ini memiliki ciri yang hampir sama dengan ras negroid. Namun, memiliki bibir yang lebih tebal. Selain macam-macam ras yang telah disebutkan, ada juga ras lainnya yang mendiami wilayah Indonesia. Ras-ras ini biasanya tinggal di kota-kota besar dan merupakan kaum pendatang. Ras-ras tersebut yakni: 6. Ras Asiatic-Mongoloid Ras ini umumnya adalah kaum pendatang yang biasanya bertempat tinggal di kota-kota besar. Penduduk yang termasuk ras Asiatic-Mongoloid adalah Cina, Korea, dan Jepang. Ras ini memiliki ciri-ciri seperti warna kulit kuning, mata sipit, bibir tipis, rambut hitam dan cenderung lurus, serta tinggi badan rata-rata 155 – 165 cm. 7. Ras Kaukasoid Penduduk yang termasuk ras ini ialah orang Timur Tengah, India, Australia, Amerika, dan Eropa. Ras ini umumnya adalah kaum pendatang yang biasanya bertempat tinggal di kota-kota besar. Ras ini memiliki ciri-ciri seperti Warna kulit orang India agak kuning Warna kulit orang Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika adalah putih Rambut hitam atau pirang Hidung mancung Bibir tipis Tinggi badan rata-rata 165 – 180 cm Pengklasifikasian Ras Secara Umum Pengklasifikasian atau pengelompokkan ras dapat dibedakan dengan melihat ciri fisik atau sifat fisik yang menurun. Ciri-ciri fisik tersebut diantaranya adalah: Bentuk badan Pengelompokkan berdasarkan ciri ini tidak begitu besar nilainya. Secara umum dapat dikatakan bahwa manusia dewasa memiliki tinggi rata-rata sekitar 150 – 178 cm. Bentuk kepala Bentuk kepala diukur dengan mengetahui indeks kepala, yakni dengan membagi lebar kepala dengan panjang kepala dikalikan 100. Kepala manusia terdiri atas 7 bentuk, yakni ultradolichocephalis, mesocephalis, brachycephalis, hyperdolicocephalis, dolichocephalis, hyperbracycephalis, dan ultrabracycephalis. Bentuk air muka dan tulang rahang bawah Terdapat 5 hal yang harus diperhatikan dalam membahas bentuk air muka dan tulang rahang bawah, yaitu: Bentuk tulang pipi ada yang terlihat menonjol ke luar, misalnya orang Asia Timur, beberapa bangsa Rusia, bangsa Indian, dan orang Pasifik Selatan. Pronagtisme yang merupakan derajat proyeksi ke muka dari air muka. Lebar muka, yakni jarak maksimum antara dua pipi. Panjang muka, yakni jarak maksimum antara batas tulang dahi dan tulang hidung serta bagian paling bawah dari tengah-tengah tulang rahang atas. Indeks muka dapat dihitung dengan membagi panjang dan lebar dikali 100. Gigi kurang begitu bermanfaat karena bentuk gigi pada manusia tidak begitu berbeda. Manusia modern dan manusia purba mempunyai perbedaan yang cukup mencolok, yakni manusia purba tidak memiliki tulang dagu. Tulang dagu berkembang pada manusia dengan tingkat perkembangan evolusi yang lebih tinggi. ------------------------------------------------------- Mohon maaf jika ada kesamaan gambar------------------------------------------------------------------------------ Thnks you 🙏🙏🙏🙏