У нас вы можете посмотреть бесплатно Mantan Dubes RI Kritik Indonesia yang Gegabah Masuk Lembaga Buatan Donald Trump или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. WARTAKOTALIVE.COM - Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal kritik pemerintah Indonesia yang bergabung dengan Dewan Perdamaian buatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dino Patti Djalal menilai bahwa Menteri Luar Negeri RI Sugiono tidak kritis terhadap keputusan bergabung dengan Dewan Perdamaian. Kritik ini disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI itu pada Jumat (23/1/2026) di X miliknya. Menurut Dino Patti Djalal, penjelasan Sugiono juga masih terlalu abstrak dan normatif untuk hal yang kontroversial dan penuh ranjau. Seharusnya kata Dino Patti, Sugiono sebagai negosiator untuk Dewan Perdamaian bisa menjelaskan hal-hal yang lebih mendalam seperti kewajiban Indonesia sebagai anggota Dewan Perdamaian. Indonesia juga harus mencermati soal jaminan bahwa lembaga ini bukan menjadi bagian proyek real estate Donald Trump di Gaza yang akan mengusir warga Palestina. “Dan bagaimana mencegah agar Dewan steril dari kepentingan bisnis aktor-aktor luar yang sebenarnya tidak peduli dengan Palestina yang akan jadikan Palestina sebagai objek bukan tuan rumah di Gaza,” jelasnya. Kemudian kata Dino Patti, apa jaminan Dewan Perdamaian akan mewujudkan solusi kemerdekaan bagi Palestina. Sebab setelah lebih dari dua bulan gencatan senjata diterapkan, nyatanya Israel tetap melakukan pelanggaran dan diabaikan oleh AS. Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini : https://wartakota.tribunnews.com/video Penulis dan VO: Desy Selviany Editor Video: Galih Lungit Uploader: Galih Lungit #beritajakarta #beritaviral #wartakota