У нас вы можете посмотреть бесплатно Demi Israel, Departemen Luar Negeri AS Setujui Penjualan Darurat 12 Ribu Selongsong Bom или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat dilaporkan menyetujui penjualan senjata darurat ke Israel. Keputusan ini diumumkan Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (6/3/2026). Penjualan terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara AS, Israel, dan Iran. Diketahui, AS menyetujui penjualan darurat 12 ribu selongsong bom. Paket senjata itu bernilai sekira 151,8 juta dolar AS. Setiap bomnya berbobot sekira 1.000 pon. Beratnya setara dengan 450 kilogram. Penjualan disetujui oleh Biro Urusan Politik-Militer AS. Pemerintah AS menyebut langkah ini penting bagi Israel. Tujuannya memperkuat kemampuan pertahanan pasukan Zionis. Senjata itu juga untuk menghadapi ancaman di kawasan. Paket tersebut juga mencakup dukungan teknis. Termasuk layanan logistik dan rekayasa militer. Biasanya, penjualan senjata harus melalui persetujuan Kongres. Namun, kali ini dilakukan melalui prosedur darurat. Menteri Luar Negeri Marco Rubio memberikan pengecualian untuk penjualan kali ini. Keputusan itu memungkinkan penjualan tanpa persetujuan Kongres. Pemerintah menyebut situasi saat ini sebagai keadaan darurat. Penjualan dinilai demi kepentingan keamanan nasional AS. Perusahaan pertahanan utama AS telah setuju untuk melipatgandakan produksi senjata canggih. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Presiden AS Donald Trump. (Tribun-Video.com) https://www.arabnews.com/node/2635552... Program: Live Update Host: Isti Ira Kartika Sari Editor Video: Aditya Wisnu Wardana #viory #amerikaserikat #Israel #BantuanMiliter #TimurTengah #Conflict2026 #Geopolitik #BeritaDunia #SenjataAS