У нас вы можете посмотреть бесплатно ARDITO MUWARDI, JAKSA BAJINGAN LAKNAT PAKAI VIDEO KABUR REKAYASA eRightSoft MUHAMMAD NUH AL-AZHAR или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
ARDITO MUWARDI, JAKSA BAJINGAN LAKNAT PAKAI VIDEO KABUR REKAYASA eRightSoft MUHAMMAD NUH AL-AZHAR MUHAMMAD NUH AL-AZHAR KEPALA SUBDIT KOMPUTER FORENSIK BARESKRIM MABESPOLRI GUNAKAN DUA FREEWARE: FREEMAKE DAN ERIGHTSOFT UNTUK MEREKAYASA DIMENSI FRAME, LAJU FRAME, DAN CODEC VIDEO CCTV KAFE OLIVIER KASUS JESSICA KUMALA WONGSO. KEDUA FREEWARE FreeMake dan eRightSoft dipakai manusia laknat ini untuk: Mereduksi laju frame 25 fps (keluaran DVR Telview FD161S yang dipakai di kafe Olivier 2016) menjadi 10 fps. Reduksi ini sendiri menyebabkan informasi hilang 60%. Target salah satunya sembunyikan tangan Mirna Salihin mengambil sedotan dari atas meja. KEDUA FREEWARE tersebut juga dipakai manusia biadab ini untuk Mereduksi dimensi frame 1920x1080px (keluaran DVR Telvier FD161S yang dipakai di kafe Olivier 2016) menjadi 960x576 px. Reduksi ini sendiri menyebabkan informasi hilang 74%. Targetnya mengaburkan semua pergerakan Jessica Wongso agar ia bebas menggiring narasi untuk menipu PUBLIK. KEDUA FREEWARE tersebut uga dipakai manusia BAJINGAN ini untuk: mengubah CODEC (compressor decompressor) H264 atau AVC (advanced video coding) menjadi MPEG-4 Visual (codec lebih tua). Targetnya semakin mengaburkansemua pergerakan Jessica Wongso agar ia bebas menggiring narasi untuk menipu PUBLIK. DISTORSI TOTAL akibat kelakuan manusia bajingan ini adalah DISTORSI 89% dan informasi visual hanya tersisa 10% an. HAL INI SUDAH SAYA, Rismon Hasiholan Sianipar, UNGKAPKAN dan JELASKAN di SIDANG PK Jessica Kumala Wongso pada tanggal 04 November 2024. ======================================================= PRABOWO SUBIANTO PECAT KAPOLRI LISTYO SIGIT PRABOWO, KAPOLRI TERBURUK SE ASEAN! KEMATIAN VINA CIREBON DIREKAYASA, JESSICA WONGSO JUGA KORBAN REKAYASA BRUTAL POLISI BAJINGAN KRISHNA MURTI, TITO KARNAVIAN, MUHAMMAD NUH AL-AZHAR. RISMON SIANIPAR: I MADE AGUS GELGEL TUNJUKKAN KAPASITASMU SEBAGAI PROF, AYO DEBAT ILMIAH TERBUKA! QUARTET JENDERAL SAMPAH: TITO KARNAVIAN, KRISHNA MURTI, FERDY SAMBO, DAN HERRY HERYAWAN Dalang Rekayasa Video CCTV Jessica Kumala Wongso. Video CCTV yang telah direkayasa diputar di persidangan dan diberikan kepada sejumla ahli: psikolog Antonia Ratih Anjayani dan Sarlito Wirawan Sarwono, kriminolog Ronny Nitibaskara, psikiater Natalia Widiasih Raharjanti, toksikolog Nursamran Subandi dan I Made Agus Gelgel, dan kepada ahli huku pidana Edward Omar Sharif Hiariej. Keenam jaksa penipu Ardito Muwardi, Shandy Handika, Sugih Carvallo, Hari Wibowo, Wahyu Oktaviandi, dan Maylany Wuwung berkomplot dengan sesama penipu perekayasa video CCTV Muhammad Nuh Al-Azhar (Kepala SubDit Komputer Forensik MABES POLRI, Ketua Asosiasi Forensik Digital Indonesia AFDI 2015-2019) dan Christopher Hariman Rianto yang diorkestrasi oleh Krishna Murti dan Tito Karnavian. Isi flashdisk di tangan jaksa sendiri berubah waktu demi waktu tetapi mereka seolah tidak peduli dengan keutuhan (integritas) data yang ada di dalamnya. Sesi tanya-jawab dengan kedua ahli forensik digital penipu tersebut dirancang agar rekayasa yang mereka rencanakan berhasil menggiring publik dan hakim untuk memutuskan perkara sesuai dengan rekayasa mereka. Dan mereka berhasil. Ahli IT gadungan Roy Suryo juga dalam beberapa wawancara TV menipu publik bahwa video CCTV yang ditampilkan di persidangan asli dan tidak direkayasa. Video CCTV rekayasa tersebutpun menjadi pertimbangan hakim Binsar Gultom, Partahi Tulus Hutapea, dan Kisworo dalam memutuskan perkara. Diharapkan para istri pelaku rekayasa Tri Suswati (istri Tito Karnavian), Nany Ariany Utama (istri Krishna Murti), INGRID CHAIYANLI (istri Christopher Hariman Rianto), Riri Ananingdyah Wibisono (istri Shandy Handika), dan lainnya untuk mendesak para suaminya untuk mengaku salah telah merekayasa video CCTV di kafe Olivier kasus Jessica Wongso. Karena sebagai sesama perempuan, seharusnya mereka memahami perasaan perempuan yang menjadi korban rekayasa para suami mereka. Begitu juga keluarga Edi Darmawan Salihin: Made Sandy Salihin, Tiara Agnesia, Ni Ketut Sianti, Arief Soemarko, dan lainnya agar mencari kebenaran kematian Mirna Salihin, berdasarkan bukti ilmiah bahwa Jessica Kumala Wongso adalah korban rekayasa. Begitu pula dengan para istri hakim Binsar Gultom, Sri Misgianti, agar menyadarkan suaminya bahwa keputusannya didasarkan video CCTV yang sudah direkayasa Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto. KITA TIDAK INGIN KASUS INI DAN PEGI SETIAWAN TERJADI DI REPUBLIK INI!!! 37 BUKTI ILMIAH REKAYASA VIDEO CCTV OLEH MUHAMMAD NUH AL-AZHAR DAN CHRISTOPHER HARIMAN RIANTO: https://drive.google.com/file/d/1ufO4...