У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Selat Hormuz Memanas! Kapal Tanker AS Diadang Perahu Bersenjara Milik Armada Iran! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM- Situasi di Selat Hormuz kembali tegang lantaran sejumlah kapal bersenjata Iran menghalangi kapal tanker berbendera Amerika Serikat, Selasa (3/2). Kendati perjalanan sempat terhenti, kapal tersebut akhirnya diizinkan melanjutkan berlayar. Dilansir dari euronews.com, Kapal tanker bernama Stena Imperative itu didekati oleh tiga pasang perahu kecil bersenjata Iran. Dilaporkan, peristiwa itu terjadi sekitar 30 kilometer di sebelah utara Oman. Terkait insiden itu, perusahaan keamanan maritim Inggris menyebut, kapal tanker Stena Imperative tersebut kini dikawal kapal perang AS. "Kapal tersebut kini dikawal oleh kapal perang AS," kata perusahaan keamanan maritim Inggris, sebagaimana dikutip dari Euronews, Selasa. Terkait hal tersebut, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya (UKMTO) menyebut, pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan. UKMTO sempat menjelaskan, beberapa kapal bersenjata kecil mencoba menghubungi kapal tanker tersebut melalui radio VHF. Namun, kapal tersebut mengabaikan permintaan untuk berhenti dan melanjutkan perjalanan sesuai rencana. Meski begitu, Badan tersebut tak menyebutkan kewarganegaraan kapal-kapal yang terlibat dalam insiden tersebut. Sebelumnya, pejabat senior angkatan laut dari Garda Revolusi, tentara ideologis Republik Islam, memperingatkan Amerika Serikat. Ia menegaskan, Iran bisa saja memblokir jalur tersebut jika AS melancarkan serangan. Sebagai informasi, Teheran dan Amerika Serikat bersitegang dalam beberapa pekan terakhir ini. Ketegangan itu menyusul langkah AS mengerahkan kapal perangnya di Timur Tengah. Selain itu, ancaman dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang akan menyerang Iran memicu ketegangan. (Tribun-Video.com) Program: Hot Topic Editor Video: Raka Aditya Putra Tama