У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Imbas Banjir Bandang Gunung Slamet, Pantai Larangan Tegal Dipenuhi Lautan Kayu Gelondongan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Objek Wisata Pantai Larangan di Desa Munjung Agung, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dipenuhi gelondongan kayu berbagai jenis. Warga sekitar berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mengangkut kayu guna dibawa pulang dan dijual. Gelondongan kayu berbagai ukuran itu diduga merupakan sisa banjir bandang dari lereng Gunung Slamet yang terbawa arus Sungai Gung usai menerjang kawasan wisata Guci. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya pipa saluran air khas kawasan wisata Guci serta tumpukan kayu yang masih berserakan hingga terombang-ambing di laut. Kemunculan kayu tersebut bertepatan dengan terjadinya banjir bandang di kawasan Daya Tarik Wisata Guci pada Sabtu (24/1/2026). Hal ini memunculkan dugaan bahwa kayu-kayu tersebut merupakan material banjir yang terbawa arus hingga ke wilayah pantai utara. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya pipa saluran air yang umumnya berada di kawasan wisata Guci. Pantauan Tribunjateng.com pada Senin (26/1/2026), tampak kayu gelondongan masih memenuhi sepanjang bibir Pantai Larangan hingga masuk Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat. Warga terlihat memilah kayu yang masih bisa dimanfaatkan untuk kayu bakar maupun dijual ke tengkulak. Tumpukan kayu juga masih berserakan, bahkan sebagian terombang-ambing di perairan laut. Fenomena ini menjadi berkah tersendiri bagi warga, terutama nelayan yang tengah mengalami paceklik akibat cuaca buruk. Selain dimanfaatkan secara ekonomi, warga juga sekaligus membersihkan kawasan pantai dari material banjir. Direktur Utama BUMDes Asri Agung Desa Munjungagung sekaligus pengelola Pantai Larangan, Warnadi, menilai jumlah kayu gelondongan yang memenuhi bibir pantai tergolong di luar nalar lantaran jumlahnya sangat banyak. Ia menduga kayu-kayu tersebut berasal dari sisa material penambangan di kawasan lereng Gunung Slamet yang tidak dimanfaatkan. Potongan kayu itu kemudian terbawa arus banjir hingga akhirnya terdampar di kawasan Pantai Larangan. Selengkapnya di video. Sumber: TribunNews Operator: Endi