У нас вы можете посмотреть бесплатно Konflik Iran vs AS - Israel Memanas, Mendag Akui Pasar Ekspor Indonesia Terguncang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #konfliktimurtengah #mendag #klaim #eksporterdampak Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Situasi Timur Tengah terus memanas. Eskalasi konflik meningkat seiring aksi saling serang Iran vs Amerika Serikat - Israel. Konflik ini menimbulkan kekhawatiran global. Pasalnya perekonomian dunia terguncang, apalagi Iran telah menutup selat Hormuz. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut pasar ekspor cukup terpengaruh dengan konflik yang mulai meluas. "Jadikan kita kita berharap sih segera selesai ya, pasti nanti kita lihat pasar-pasar ekspor kita terutama ya, yang terdampak perang, tentu akan sedikit berpengaruh ya tapi akan tetap terus monitor," kata Budi Santoso didepan Baji Pamai Minimarket, Jl Ranggong, Kota Makassar, Sulsel pada Rabu (4/3/2026). Menurutnya, pemerintah menyiapkan strategi mitigasi apabila gejolak global mulai berdampak signifikan terhadap kinerja ekspor nasional. Sejumlah pelaku usaha pun mulai mencermati potensi kenaikan biaya distribusi akibat ketidakpastian situasi global. Meski demikian, pemerintah optimistis pasar ekspor Indonesia masih memiliki daya tahan. Apalagi ditopang diversifikasi negara tujuan ekspor. Di sisi lain, Mendag Budi Santoso ekonomi Indonesia masih ditopang dengan belanja domestik. "Kalau pertumbuhan ekonomi kita itu lebih banyak ditopang dengan belanja domestik, Jadi kita harus tingkatkan daya beli masyarakat, kita tingkatkan ekosistem ekonomi kita di dalam negeri. Jadi semua berjalan seperti biasa," kata Budi Santoso. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mulai siaga menjaga stok pangan. Cara ini menjadi solusi agar inflasi tidak melonjak tajam. "Terkait masalah seperti itu saya rasa dalam waktu secepat itu tidak teralu berdampak. Karena kita ini kan masih ada buffer stock untuk beberapa bulan ke depan untuk, terutama pangan, kita kan penghasil panga, ayam, ikan telur, termasuk daerah lumbung," kata Gubernur Andi Sudirman di Lobby Utama Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulsel pada Selasa (3/3/2026). Angka inflasi rawan terpancing di tengah situasi tidak pasti. Pemerintah pun harus siaga menyusun skema mencegah melonjaknya harga bahan pokok. Pemprov Sulsel sendiri menyiapkan skema pasar murah. "(Pasar murah) biasanya dilakukan tapi kita lihat kecenderungan inflasi. Tapi kalau normal-normal saja, jangan juga pasar murah nanti terganggu sistem dengan baik. Kalau lagi ada gejolak sedikit baru kita (pasar murah)," sambungnya. Terkait dengan ketersediaan BBM, Pemprov Sulsel menunggu arahan Kementerian ESDM. Reporter : Faqih Editor Video : Sanovra J. R Narator : Rasni Gani (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ YouTube business inquiries: 081144407111