У нас вы можете посмотреть бесплатно Menag Ingin Masjid Negara IKN Jadi “Rumah Besar Kemanusiaan” dan Mercusuar Toleransi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi harus menjadi rumah besar kemanusiaan dan simbol pemersatu umat. Pesan itu ia sampaikan saat menyampaikan khutbah Shalat Jumat di Masjid Negara IKN, Jumat (20/2/2026). Dalam pandangannya, masjid tersebut harus berperan dalam pemberdayaan umat sekaligus menjadi mercusuar toleransi di jantung ibu kota baru Indonesia. Kunjungan Menag ke IKN dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pembangunan Nusantara tidak semata berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan nilai toleransi, pelayanan publik, serta ekosistem sosial yang inklusif dan harmonis. Masjid Berdampingan dengan Gereja dan Fasilitas Publik Selain meninjau Masjid Negara IKN, Nasaruddin juga melihat langsung progres sejumlah proyek lain, termasuk pembangunan Gereja Santo Fransiskus Xaverius, RS Hermina, Rumah Susun ASN 1, dan Kantor Bersama. Peninjauan tersebut mencerminkan pembangunan lintas sektor yang berjalan paralel, dengan rumah ibadah berdampingan bersama fasilitas kesehatan, hunian aparatur sipil negara, dan pusat administrasi pemerintahan. Hal ini dipandang sebagai gambaran konkret konsep kota modern yang tetap menjunjung nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Kehadirannya juga menjadi bagian dari syiar Ramadan di IKN, memperkuat pesan bahwa Nusantara dibangun sebagai simbol Indonesia yang rukun dan inklusif. Penulis: Fachri Mahayupa Editor: Djohan Nur Uploader: Djohan Nur