У нас вы можете посмотреть бесплатно 3 Gebrakan Presiden Prabowo Tanggapi Tarif Impor Trump, Sudah Cukupkah? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto berkomunikasi via telepon dengan para pemimpin negara kawasan Asia Tenggara, mencermati penetapan tarif resiprokal oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. KompasTV menerima video dari Sekretariat Kabinet yang memperlihatkan Presiden Prabowo berkomunikasi via telepon dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Komunikasi via telepon itu juga disebut melibatkan Perdana Menteri Singapura, Sultan Brunei Darussalam dan Presiden Filipina. Tidak dijelaskan hasil komunikasi itu terhadap tindak lanjut pemerintah Indonesia merespons kebijakan AS. Sebelumnya, negara ASEAN dipatok tarif balasan produk impor yang masuk ke Amerika dengan besaran variatif. Indonesia dikenai tarif resiprokal 32 persen. Dalam rilisnya yang diterima KompasTV, Sekretariat Kabinet menuliskan, "ASEAN kompak hadapi Trump." Prabowo bahas langkah respons AS bareng Malaysia, Singapura, Filipina, dan Brunei. Dalam menghadapi hal tersebut, Prabowo melakukan telewicara dan bertukar pandangan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. Sebagai Ketua ASEAN 2025, Malaysia disebut ingin membangun kesepakatan bersama menyikapi aturan tarif Trump dengan prinsip adil dan cermat. Meski tak detail dijelaskan, namun rencananya para menteri ekonomi kawasan ASEAN akan membahas soal ini pekan depan. Kita bahas bersama Juru Bicara Gerindra Bidang Ekonomi, Astrio Feligent, dan Analis Strategi Ekonomi, Rezki Sri Wibowo. #donaldtrump #tarifimpor #prabowoAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.