У нас вы можете посмотреть бесплатно Pajak Mobil RI Jauh Lebih Mahal Dari Malaysia-Thailand, Tantangan RI Majukan Industri Otomotif или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara menyebutkan mobil listrik atau electric vehicle menjadi salah satu segmen otomotif yang mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan di 2025 yakni mencapai 12,8%. Meski demikian penjualan mobil listrik masih menghadapi tantangan termasuk ketersediaan infrastruktur seperti charging station atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang masih berfokus di kota besar seperti Jakarta. Selain itu persoalan harga jual kembali kendaraan listrik yang cenderung jatuh menjadi pertimbangan masyarakat karena masih difungsikan sebagai aset. Saat ini dibutuhkan 3 pengembangan utama yang dibutuhkan untuk kendaraan EV yakni electric motor, semikonduktor dan teknologi baterai, dimana ketiga komponen ini harus diperkuat agar mampu memperkuat ekosistem EV Indonesia. Gaikindo berharap dukungan pemerintah terhadap sektor otomotif salah satunya terkait aturan perpajakan kendaraan bermotor RI yang jauh lebih tinggi dibanding negara pesaing seperti Malaysia. Kukuh mencontohkan untuk Mobil Toyota Avanza pajak tahunan di Indonesia mencapai Rp 5 juta sementara di Malaysia hanya Rp 600 ribu dan Rp 150 ribu di Thailand. Seperti apa tantangan industri otomotif RI? dan apa upaya yang dibutuhkan untuk mendorong kemajuan otomotif RI? Selengkapnya saksikan dialog Bunga Cinka dengan Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara dalam AutoBizz, CNBC Indonesia (Selasa, 03/02/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: / cnbcindonesia Facebook Page: / cnbcindonesia Instagram: / cnbcindonesia / cuap_cuan Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT