У нас вы можете посмотреть бесплатно Banjarbaru Siap Tingkatkan PAD Raperda Pengelolaan Kekayaan Daerah Disusun или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
POJOKBANUA, BANJARBARU – Memasuki tahun 2025, DPRD Banjarbaru kembali akan membahas rancangan peratutan daerah (raperda) inisiatif DPRD Banjarbaru. Salah satunya yakni Raperda Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang Sah. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Banjarbaru tengah menyusun naskah akademik bersama Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat. Ketua Bapemperda Banjarbaru, Hindera Wahyudin mengatakan, raperda ini perlu dibahas, agar menjadi payung hukum bagi daerah untuk menggali potensi sumber pendapatan dan lain-lain. “Selama ini belum maksimal, (maka) kita maksimalkan agar kemudian harapan kita dapat mendongkrak PAD,” ujarnya, belum lama tadi. Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, dari sektor pendapatan ada item-item yang dapat dituangkan dalam raperda. Tujuannya dalam rangka menggali potensi PAD agar lebih maksimal. “Ada dua hal, yakni pajak dan retribusi yang akan kita maksimalkan dalam rangka memaksimalkan sumber PAD,” tambahnya. Sementara itu, Tim LPPM ULM, Reja Pahlevi menuturkan, Banjarbaru sebagai daerah dengan capaian PAD nomor satu di Indonesia membutuhkan raperda. Harapannya agar dapat mendongkrak capaian PAD. “Selama ini tidak ada payung hukum daerah yang menaungi sudah menjadi nomor satu. Yang diutamakan dalam raperda ini adalah terkait peningkatan PAD,” tuntasnya. (FN) Editor: Yuliandri Kusuma Wardani Reporter: Fikri Noor