У нас вы можете посмотреть бесплатно Harga Emas di Pasangkayu Kembali Merosot Setelah Sempat Naik или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Setelah sempat melonjak hingga menyentuh angka Rp3 juta per gram, harga emas di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, kini kembali mengalami penurunan dalam dua hari terakhir. Pantauan Tribun Sulbar.com, Sabtu (31/1/2026), penurunan harga emas terlihat di sejumlah lapak pedagang emas di Pasangkayu, salah satunya di Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu. Saat ditemui di lapaknya, Aco, salah satu pedagang emas, tampak sibuk merapikan perhiasan emas di dalam lemari kaca. Tangannya sesekali menggeser gelang, cincin, dan kalung agar tersusun rapi dan berkilau di balik kaca etalase. Beberapa baki perhiasan berlapis kain beludru terlihat dipindahkan satu per satu, sembari ia melayani pembeli yang datang silih berganti. Aco mengatakan, penurunan harga emas sudah terjadi sejak Jumat (30/1/2026) dan berlanjut hingga hari ini. “Sudah dua hari ini harga emas turun. Kemarin mulai turun, hari ini masih,” ujar Aco. Ia menjelaskan, saat ini harga emas jenis 2,3 dibanderol Rp2,6 juta per gram. Sementara jenis 2,3 lainnya berada di angka Rp2 juta 250 ribu per gram. Adapun emas full saat ini dijual dengan harga Rp2 juta 650 ribu per gram. “Padahal kemarin, tepatnya tanggal 29 Januari 2026, harga emas sempat mencapai Rp3 juta per gram,” jelasnya. Menurut Aco, fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar dolar serta situasi geopolitik global yang tengah menjadi isu internasional. “Harga emas ini tergantung dolar, dan dolar itu dipengaruhi kondisi geopolitik dunia,” katanya. Sejak harga emas kembali turun, Aco mengungkapkan mulai banyak warga yang datang untuk membeli emas. Namun, menurut pengamatannya, justru pembeli paling ramai terjadi saat harga emas sedang tinggi. “Kalau sekarang memang banyak yang beli karena harga turun. Tapi pengalaman saya, waktu harga emas naik malah lebih ramai pembeli dan penjual,” ungkapnya. Ia menambahkan, tingginya minat beli saat harga emas naik dipicu oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk keperluan pernikahan. “Pas harga naik itu kebetulan banyak warga menikah, jadi mau tidak mau tetap beli emas,” pungkas Aco.(*) Editor Video: Indra Mahendra Sumber: tribunsulbar.com Naskah & Video: Taufan