У нас вы можете посмотреть бесплатно Ceramah Subuh oleh Prof. Dr. Ir. Nur Sangaji, DEA., "Agama dalam Perspektif Sains (Ilmu Pertanian)" или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pertanian dalam Islam bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan ibadah mulia yang bernilai sedekah jariyah, selama hasilnya dimakan manusia, burung, atau hewan. Islam sangat menganjurkan pengelolaan lahan produktif, berfokus pada keberlanjutan, keadilan bagi hasil (seperti sistem musaqa), serta pemanfaatan teknologi irigasi yang bijak. Berikut adalah poin-poin penting mengenai pertanian dalam Islam: Nilai Ibadah & Sedekah: Menanam tanaman adalah amal yang pahalanya terus mengalir (sedekah) hingga hari kiamat, meski penanamnya sudah meninggal. Prinsip Keberlanjutan: Pertanian Islam menekankan pelestarian alam dan lingkungan, bukan sekadar eksploitasi ekonomi. Sistem Bagi Hasil: Rasulullah SAW mencontohkan kerja sama dalam bertani, misalnya dalam sistem musaqa atau bagi hasil pertanian di Khaibar, di mana petani pengelola mendapatkan bagian dari hasil panen. Sejarah Revolusi Pertanian: Masa keemasan Islam mencatat revolusi pertanian yang memperkenalkan berbagai jenis tanaman, pupuk, dan teknik irigasi baru, yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kota-kota Islam. Keutamaan Profesi: Bertani dianggap sebagai salah satu pekerjaan terbaik karena mengajarkan tawakal (kepada Allah) dan bermanfaat langsung bagi kemaslahatan umat. Secara ringkas, pertanian dalam Islam menggabungkan produktivitas, tanggung jawab sosial (zakat/sedekah), dan pelestarian lingkungan. #islam #sains #ilmupertanian #kampus #universitas #cermahagama