У нас вы можете посмотреть бесплатно [PENDAKIAN WAJIB GLADIAN XXXVII MALEO (𝘔𝘢𝘤𝘳𝘰𝘤𝘦𝘱𝘩𝘢𝘭𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘭𝘦𝘰) MAPALA SILVAGAMA] или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
[PENDAKIAN WAJIB GLADIAN XXXVII MALEO (𝘔𝘢𝘤𝘳𝘰𝘤𝘦𝘱𝘩𝘢𝘭𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘭𝘦𝘰) MAPALA SILVAGAMA] Sudah beberapa tahun yang lalu, Pendakian Wajib Mapala Silvagama tidak keluar dari Pulau Jawa. Ini saatnya Gladian XXXVII Maleo (𝘔𝘢𝘤𝘳𝘰𝘤𝘦𝘱𝘩𝘢𝘭𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘭𝘦𝘰) untuk memulainya kembali. Gunung Agung yang berada di Pulau Dewata menjadi tujuan kami kali ini. Di gunung inilah, kami berpetualang. Pada hari Kamis, 22 September 2022 upacara pelepasan Pendakian Wajib Gladian XXXVII Maleo (𝘔𝘢𝘤𝘳𝘰𝘤𝘦𝘱𝘩𝘢𝘭𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘭𝘦𝘰) dilaksanakan. Upacara yang berlangsung hidmat ini menjadi semacam titik start kami, karena esok harinya kami akan pergi untuk melaksanakan Pendakian Wajib. Hari yang dinantikan pun tiba, kami berangkat menuju Gunung Agung. Satu persatu senior, menyalami kami dan berpesan " Jangan ada yang peyok lagi ya!". Kata-kata ini menjadi tamparan keras bagi kami, karena TC terakhir kami hampir semuanya sakit. Setelah Perjalanan kurang lebih 20 jam dengan berbagai moda transportasi, kami pun sampai di Basecamp Pendakian Gunung Agung via Taman Edelweis dan langsung beristirahat. Bunyi alarm silih berganti. Astungkara, pagi itu kami semua dalam kondisi sehat dan cuaca cerah. Kami langsung bersiap-siap untuk melakukan pendakian .Gunung Agung Via Taman Edelweis memiliki 2 pos dan 1 pos sebagai camping ground. Kami memulai pendakian pada pukul 07.20 WITA dan sampai di Camping Ground pukul 15.30. Agenda di hari tersebut diakhiri dengan menikmati senja sambil sesekali melempar candaan. Keesokan hari kami bangun dengan tujuan kali ini adalah puncak sejati Gunung Agung. Sebelumnya kami telah diberi tahu oleh beberapa pendaki yang turun bahwa cuaca di atas cerah namun angin yang berhembus sangat kencang, sampai-sampai mereka merangkak. Hal tersebut tidak menghalangi kami untuk mencapai titik tertinggi dari Pulau Dewata ini. Dengan mempertimbangkan berbagai hal, kami pun tetap melanjutkan perjalanan menuju puncak. Sekitar pukul 10.00 kami menjajakan kaki kami di Puncak Sejati Gunung Agung. Entah apa rasanya, yang ada hanya suka cita pada saat itu. #mapalasilvagama #mapala #mapalaindonesia #takadapenghalang #kehutanan #gunungagun #bali #pendakiindonesia