У нас вы можете посмотреть бесплатно Punden Ini Diyakini Dari Era Majapahit dan Miliki Banyak Filosofi Kehidupan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Tempat ini bukan sekadar situs budaya—Punden Ngesong menyimpan filosofi kehidupan, jejak sejarah, dan kearifan lokal yang masih dijaga hingga hari ini. Punden yang dipercaya sebagai jejak Mbah Polang, sosok dari era Majapahit yang membabat alas kawasan Ngesong, memiliki bentuk unik menyerupai payung dengan empat penyangga. Di dalam kompleks punden juga terdapat 7 “makam” rumput, termasuk 1 tanaman Wijaya Kusuma, yang menyimbolkan pitulungan atau pertolongan dari Sang Pencipta. Menariknya, Punden Ngesong ternyata masih terhubung dengan punden lain di Surabaya Barat seperti Sambikerep, Gadel, Tubanan, Putat Gede, Pradah Kali Kendal, hingga Sono Kwijenan. Melalui liputan ini, kita diajak memahami bahwa punden bukan hanya tempat sakral, tapi juga warisan budaya yang menyimpan pesan moral tentang hubungan manusia dengan alam. Seperti apa kesakralannya? Simak liputan Super Radio berikut ini. Tonton sampai habis ya ☺️ Jangan lupa untuk klik, like, komentar dan subscribe ya! Ikuti juga informasi lainnya di www.superradio.id Follow media sosial Super Radio lainnya ! Instagram : https://bit.ly/3fggAdn Facebook : https://bit.ly/3lXzzL9 Twitter : https://bit.ly/31m6ZcP #Punden #PundenSurabaya #Ngesong #PundenNgesong #DukuhKupang #Sejarah #Makna