У нас вы можете посмотреть бесплатно Perang Nyaris Meletus! Amerika Batal Serang Iran, Ada Peran Israel dan Negara Arab или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mengurungkan niatnya untuk melancarkan serangan militer ke Iran setelah mendapat tekanan diplomatik dari sejumlah negara Arab. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan akibat ancaman Trump yang sebelumnya menyatakan akan menyerang Iran jika rezim tersebut terus melakukan tindakan kekerasan terhadap para demonstran. Dalam beberapa hari terakhir, empat negara Arab—Arab Saudi, Qatar, Oman, dan Mesir melakukan lobi intensif kepada Trump. Para pemimpin negara itu berupaya meyakinkan Washington agar menahan diri demi menghindari konflik terbuka yang berpotensi mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah serta berdampak luas terhadap perekonomian global. Seorang pejabat senior Arab Saudi, yang dikutip oleh The Times of Israel, menyebut bahwa upaya diplomatik dilakukan secara intens pada menit-menit terakhir untuk mendorong Trump memberikan kesempatan kepada Iran menunjukkan itikad baiknya. Selain negara-negara Arab, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga dilaporkan ikut berperan dalam menahan langkah Trump. Berdasarkan laporan The New York Times, Netanyahu meminta Presiden AS untuk menunda rencana apa pun terkait serangan militer ke Iran. Gedung Putih mengonfirmasi adanya percakapan telepon antara Trump dan Netanyahu pada Rabu (15/1/2026), namun tidak mengungkapkan secara rinci isi pembicaraan tersebut. Menyusul laporan itu, stasiun televisi Israel Channel 12 mengabarkan bahwa Israel telah memberi tahu pihak AS bahwa mereka tidak sedang mendesak serangan, meskipun tetap akan mendukung keputusan apa pun yang diambil Washington. Penulis: Fachri Mahayupa Editor: Djohan Nur Uploader: Djohan Nur