У нас вы можете посмотреть бесплатно Anugerah Allah dalam Hukuman или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ulangan 32:44-52 Anugerah Allah dalam Hukuman Mengikuti Allah tidak mudah dan karenanya tidak mungkin kita dapat mengikuti Allah tanpa melakukan kesalahan. Namun untunglah Allah kita adalah Allah yang tetap memberikan anugerah bahkan dalam hukuman-Nya. Umat tidak lama lagi akan menyeberangi Sungai Yordan di bawah pimpinan Yosua (lih. 31:7). TUHAN memerintahkan Musa naik ke Gunung Nebo, yang di tanah Moab, di seberang Kota Yerikho, dan dari sana Musa dapat memandang tanah Kanaan yang TUHAN berikan kepada orang Israel (48-49). TUHAN juga mengatakan bahwa Musa akan meninggal di gunung tersebut dan dikumpulkan dengan kaum leluhurnya, sama seperti Harun meninggal di Gunung Hor dan dikumpulkan dengan leluhurnya (50). Karena Musa dan Harun telah berlaku tidak setia kepada TUHAN di tengah umat, di dekat air Meriba di Kades, dan tidak menghormati kekudusan TUHAN di tengah Israel (51), maka Musa hanya boleh melihat, tetapi tidak boleh masuk ke negeri yang diberikan TUHAN kepada Israel itu (52). Pengulangan dua kali bahwa Kanaan adalah negeri yang Allah berikan kepada Israel (49, 52) menunjukkan betapa pentingnya negeri tersebut. Sayangnya karena kesalahan Musa dan Harun (lih. Bil. 20:2-13), mereka tidak boleh masuk ke negeri itu. Harun telah meninggal dan sekarang Musa disuruh naik ke Gunung Nebo untuk mati di sana. Namun, di balik hukuman TUHAN yang tentu sangat menyedihkan Musa, Allah tetap memberikan anugerah sehingga setidaknya Musa dapat memandang negeri itu dari Gunung Nebo. Nanti sekitar 1.400 tahun kemudian, ketika transfigurasi Yesus, Musa akhirnya masuk ke tanah Kanaan (bdk. Mat. 17:1-7). Hukuman Allah begitu berat. Musa sendiri ingin sekali masuk ke Kanaan dan bahkan pernah memohon kepada Allah, tetapi Allah murka dan tidak mengabulkannya (lih. Ul. 3:23-26). Nas hari ini menunjukkan bahwa di balik hukuman Allah yang sering kita rasakan begitu berat, Allah pasti juga memberikan anugerah-Nya. Oleh karena itu, tetaplah berharap akan anugerah-Nya, bahkan ketika Allah sedang menghukum kita. [INT]