У нас вы можете посмотреть бесплатно Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Resmikan Dapur Flobamorata by OSOP di SMKN 3 Kupang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kupang, 11 Maret 2026 Hari menjelang siang ketika Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johanis Asadoma bersama rombongan tiba di SMK Negeri 3 Kupang, Rabu (11/3/2026). Area depan sekolah dipenuhi para siswa dan guru yang antusias menyambut kedatangan pimpinan daerah tersebut. Iringan tarian Hegong dari Maumere menambah semarak prosesi penyambutan. Usai seremoni penyambutan, Gubernur dan Wakil Gubernur meninjau sejumlah fasilitas praktik yang dimiliki sekolah tersebut, mulai dari Ruang Praktik Siswa (RPS) Kuliner, Laundry, Perhotelan, hingga Gerai Dapur Flobamorata. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) Kuliner, RPS Laundry, serta Dapur Flobamorata by OSOP SMK Kota Kupang yang berada di lingkungan SMKN 3 Kupang. Fasilitas tersebut diharapkan memperkuat pendidikan vokasi sekaligus menjadi ruang produksi bagi karya dan keterampilan para siswa. Saat meninjau RPS Tata Boga, Gubernur Melki Laka Lena bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma berkesempatan mencicipi roti hasil olahan siswa SMKN 3 Kupang. Gubernur Melki tampak mengapresiasi kualitas produk yang dihasilkan para siswa. “Ini roti kualitasnya tidak kalah dengan yang dijual di luar sana. Rasanya mantap dan sudah sangat layak untuk dipasarkan,” ujar Melki Laka Lena. Bahkan dalam kesempatan tersebut, aneka roti dan kue hasil produksi siswa langsung diborong oleh Gubernur untuk disajikan pada acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan Gubernur pada sore harinya. Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma juga menunjukkan dukungannya dengan memesan sekitar 1.000 kotak roti dan kue untuk kebutuhan acara Paskah mendatang. Menurutnya, kualitas produk yang dihasilkan para siswa sudah sangat baik dan layak bersaing di pasar. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki menegaskan bahwa sekolah-sekolah vokasi di NTT harus didorong tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat produksi yang mampu menghasilkan produk yang dipasarkan dan dibeli oleh masyarakat. Sementara itu, Wakil Gubernur Johanis Asadoma dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai jurusan dan fasilitas yang dimiliki SMKN 3 Kupang. Menurutnya, program keahlian seperti kuliner, perhotelan, busana, kecantikan hingga teknologi informasi sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Purnawirawan Polisi ini juga menyoroti kondisi ekonomi global yang saat ini masih bergejolak akibat konflik internasional dan dinamika ekonomi global. Dalam situasi seperti ini, pendidikan yang mampu melahirkan tenaga kerja mandiri dinilai menjadi sangat penting. Menurutnya, tujuan utama pendidikan vokasi, selain soal akademik adalah mempersiapkan generasi muda agar mampu bekerja, memperoleh penghasilan, serta menghidupi diri dan keluarganya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa berbagai program yang dicanangkan pemerintah provinsi, seperti One School One Product (OSOP) dan One Village One Product (OVOP), bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membangkitkan kreativitas dan inovasi masyarakat. Menurut Johni, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakatnya untuk berinovasi. “Satu negara bisa maju kalau memiliki inovasi. Tanpa inovasi, sebuah negara akan berjalan di tempat,” ujarnya. Karena itu, ia mendorong para guru untuk terus membimbing dan mendampingi para siswa agar mampu menghasilkan produk-produk berkualitas yang dapat bersaing di pasar. Selain soal keterampilan, dirinya juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter, disiplin, dan ketegasan dalam membentuk generasi muda yang tangguh. Pelaksana Tugas Kepala SMKN 3 Kupang, Altje Luciana Papote, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan fasilitas praktik di sekolah tersebut. Ia berharap fasilitas yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan keterampilan siswa sekaligus melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkarya bagi daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, General Manager Harper Kupang Amirudin Thamrin, serta para kepala sekolah, guru, dan siswa SMKN 3 Kupang.