У нас вы можете посмотреть бесплатно #17 Bukan Sekadar War! Alasan Indonesia "Pasang Badan" Untuk SEAblings Melawan K-Netz или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Indonesia kembali membuktikan posisinya sebagai "Ketua Geng" netizen Asia Tenggara. Ini bukan soal bela Malaysia, tapi soal menjaga martabat SEAblings dari rasisme dan manipulasi industri! Belakangan ini media sosial ramai dengan perseteruan antara K-Netz (Netizen Korea) dan SEAblings (Netizen Asia Tenggara). Berawal dari pelanggaran aturan di konser DAY6 hingga hinaan rasisme yang merendahkan martabat kita semua. Di video ini, kita bedah: Kenapa Indonesia punya peran vital sebagai "Ketua Gang" ASEAN? Data Ekonomi 2024-2025: Siapa yang sebenarnya butuh siapa? (K-Pop vs Pasar Indonesia) Membongkar "Pengkhianatan" oknum yang menghina IQ bangsa kita sendiri. Aksi nyata TNI di Gaza vs Ketahanan mental netizen Indonesia yang tak terkalahkan. Kisah @lsg_152: Bagaimana SEAblings mengubah standar kecantikan palsu menjadi kepercayaan diri nyata. Kita tidak butuh pengakuan dari mereka yang rasis. Kita punya prinsip, kita punya martabat, dan kita punya kekuatan ekonomi yang bisa menghentikan dominasi mereka kapan saja. 00:00 Kenapa Indonesia Pasang Badan? 00:35 Klarifikasi: Ini Bukan Sekadar Bela Malaysia 01:55 Indonesia: Sang "Ketua Geng" Netizen ASEAN 02:22 Skandal "Low IQ" & Pengkhianatan di Balik Layar 03:59 Analisis Ekonomi 2024: Kita Adalah Mesin Uang Mereka 04:55 Mentalitas Pejuang: Dari Gaza Hingga Briefing Nonis 07:34 Strategi Perang Bulan Puasa: Netizen Tak Ada Matinya 08:05 Belajar Percaya Diri: Kisah @lsg_152 & SEAblings 08:50 Indonesia Tetap Berada pada Jalurnya #Indonesia #SEAblings #KNetz #ASEAN #MartabatVsManipulasi #KpopData #Solidaritas #KetuaGengASEAN