У нас вы можете посмотреть бесплатно Rupiah Melemah, Sentuh Rp 17 Ribu per Dolar AS, Imbas Melonjaknya Harga Minyak Akibat Perang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada Senin (9/3/2026). Pergerakan nilai tukar rupiah itu menguat di level Rp 17 ribuan di Senin pagi kemarin. Melemahnya angka rupiah dipicu oleh sentimen global adanya eskalasi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pernyataan itu disampaikan Direktur PT Traze Andalan Future Ibrahim Assuaibi dilansir dari Tribunnews. Perang di Timur Tengah itu membuat harga komoditas minyak semakin tinggi. Akibatnya pada pekan ke dua bulan Maret, rupiah semakin melemah hingga 84 poin atau sebanyak 0,50 persen terhadap mata uang AS ke level 17.090 per dolar AS. "Kondisi ini harga minyak melonjak hingga 30 persen, jauh melampaui 100 dolar AS per barel dan mendekati level tertinggi yang terlihat selama awal perang Rusia-Ukraina pada tahun 2022," papar Ibrahim. Pergerakan ini terjadi sejak Senin sekira oukul 09.03 WIB. Padahal sebelumnya pada Jumat (6/3) nilai tukar rupiah berada di posisi 16.925 per dolar AS. Kenaikan harga minyak dunia saat inimelampaui asumsi makro APBN 2026 yang hanya mematok harga di kisaran 70 dolar AS per barel. Kondisi ini ini akan menaikkan defisit sebesar Rp 6,8 triliun. Melihat sentimen tersebut, Ibrahim pun memprediksi nilai tukar rupiah masih akan tertekan. "Perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp16.950 sampai Rp17.000," tuturnya.