У нас вы можете посмотреть бесплатно Pidato Ketua Umum BPP HIPMI di Rakernas HIPMI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Rakernas Hipmi kali ini mengambil “Revolusi Ekonomi yang Berkeadilan dan Berkelanjutan”. Pemilihan tema itu, kata Bahlil, didasarkan pada padangan Hipmi terkait persoalan ekonomi yang perlu mendapat prioritas di masa mendatang. “Gini rasio kita masih sangat besar yakni 3,9 persen. Belum lagi ditambah persolaan yang mana pengusaha besar kita hanya itu-itu saja. Selama ini pengusaha UMKM cenderung tak terperhatikan padahal UMKM selalu dijadikan menjadi pahlawan saat krisis,” kata Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia Hipmi berharap pemerintah memberi perhatian yang berkeadilan bagi UMKM. Ia mengatakan, pentingnya kesetaraan dalam bergandeng bersama-sama antara pengusaha keturunan dengan pribumi. Bahlil mengatakan, UMKM di Indonesia terus bertambah namun pelaku UMKM ini tidak mengalami peningkatan signifikan dari segi aset dan kapasitas usaha. Sedangkan usaha-usaha konglomerasi kian menggurita dan mengalami pertumbuhan aset yang spektakuler. “Ini yang membuat disparitas di dunia usaha itu makin membesar. Ada yang kurang sehat di kebijakan dan struktur industri kita. Ada yang menikmati insentif ada yang kena disinsentif. Ada regulasi yang akomodatif ada yang tidak bagi si kecil,” ujarnya. Di satu sisi, usaha-usaha besar tersebut terus menggurita dan menciptakan ekosistem dunia usaha yang tidak sehat dan menciptakan harga di pasar yang tidak bersaing bagi konsumen. “Tantangan perekonomian terbesar Indonesia saat ini adanya disparitas yang tinggi hampir disemua tingkatan. Selain disparitas dalam dunia usaha, disparitas juga secara sosial antara kaya dan miskin. Pemerintah Pak Jokowi-JK sudah menyadari hal ini dan Hipmi siap membantu pemerintah,” ucapnya