У нас вы можете посмотреть бесплатно Perebutan Jalur Minyak Dunia! Drone Iran Serang Kapal Induk AS di Selat Hormuz или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNJATIM.COM - Iran mengklaim telah mengusir Kapal Induk Amerika Serikat AS Abraham Lincoln yang bergerak menuju Selat Hormuz. Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya Iran atau Markas Komando Tempur Terpadu Angkatan Bersenjata Iran mengatakan berhasil menghantam kapal induk AS Abraham Lincoln dengan drone. “Kapal induk Abraham Lincoln, yang mendekati 340 kilometer dari perbatasan maritim Iran di Laut Oman berhasil dihantam oleh drone Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran,” kata Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya seperti dikutip dari Tasnim News, Jumat (6/3/2026). Media ini menulis bahwa kapal induk terbesar di dunia ini hendak mendekati perairan Oman bermaksud hendak mengamankan Selat Hormuz. Juru bicara itu menambahkan bahwa kapal tersebut dengan cepat melarikan diri bersama kapal-kapal perusak yang menyertainya. "Dan sekarang berada ribuan kilometer jauhnya dari wilayah tersebut." Beberapa hari lalu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan bahwa USS Abraham Lincoln juga telah menjadi sasaran empat rudal balistik sebagai bagian dari Operasi True Promise 4. Kapal induk AS itu tampaknya hendak melakukan pengamanan di Selat Hormuz. Jalur ini masih dalam penguasaan Iran yang merupakan jalur sempit antara Iran dan Oman yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Selat Hormuz merupakan jalur air yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Jalur sempit selebar 33 kilometer ini terletak di antara Semenanjung Arab dan pantai selatan Iran. Karena perannya yang sangat vital, setiap gangguan di Selat Hormuz—termasuk jika jalur ini ditutup—dapat memicu guncangan besar bagi perekonomian global. Sejumlah negara produsen minyak utama seperti Saudi Arabia, United Arab Emirates, Kuwait, dan Iraq menyalurkan sebagian besar ekspor minyak mentah mereka melalui jalur ini, terutama menuju pasar Asia. Tak hanya minyak, Qatar yang dikenal sebagai salah satu eksportir gas alam cair terbesar di dunia juga mengirim hampir seluruh pasokan LNG-nya melalui Selat Hormuz. Garda Revolusi Iran pada Rabu (4/3/2026) mengeklaim kendali penuh atas Selat Hormuz. VP: Muhammad MZ Reporter: Agus Tri Harsanto #iran #amerikaserikat #selathormuz #jalurlaur #kapalperang Baca Selengkapnya: https://batam.tribunnews.com/news/677... Website https://jatim.tribunnews.com/ Twitter / tribunjatim Facebook / tribunnewsjatim Instagram / tribun_jatim #tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia