У нас вы можете посмотреть бесплатно VIRAL VIDEO KDRT 44 DETIK di Trenggalek, Korban Meninggal Diduga Keracunan Obat Rumput или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Warga Kabupaten Trenggalek digegerkan dengan beredarnya video kekerasan berdurasi 44 detik di media sosial yang memperlihatkan seorang pria melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan. Peristiwa tersebut berujung tragis setelah korban berinisial DW (33) meninggal dunia usai diduga menenggak obat pembasmi rumput. Dalam video yang viral, terlihat seorang pria mengenakan kaus bertuliskan 'Samapta' memukul perempuan berulang kali. Video tersebut disertai keterangan bahwa kejadian merupakan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Peristiwa ini memicu keprihatinan publik setelah korban diketahui meninggal dunia di RSUD dr Soedomo Trenggalek pada Minggu (1/3/2026). Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono, menjelaskan korban merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Pule yang tiba di rumah sakit sekitar pukul 05.00 WIB dan meninggal dunia pada pukul 15.00 WIB di hari yang sama. "Pasien ini merupakan rujukan dari Puskesmas Pule dengan keluhan sesak napas dan muntah darah. Sehari sebelumnya, Sabtu (28/2/2026), pasien mengeluh pusing dan lemas," ujar Sujiono, Senin (2/3/2026). Dari keterangan medis, tenaga kesehatan sempat berdialog dengan korban yang mengaku telah meminum obat pembasmi rumput pada Jumat (27/2/2026). Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan korban mengalami gagal ginjal akibat intoksikasi atau keracunan pestisida. Tim medis sempat merencanakan tindakan cuci darah, namun belum sempat dilakukan karena keluarga masih berunding hingga akhirnya korban meninggal dunia. "Direncanakan cuci darah, tetapi sebelum tindakan dilakukan pasien sudah meninggal dunia," jelasnya. Pihak rumah sakit juga menyebut tidak sempat melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan luka lebam di tubuh korban karena fokus utama penanganan medis tertuju pada kondisi keracunan berat yang dialami pasien. "Kami tidak mengetahui riwayat lain karena dari rujukan Puskesmas keluhannya sesak dan muntah darah, sehingga fokus penanganan pada intoksikasi pestisida," tambah Sujiono. Sementara itu, Kasi Humas Polres Trenggalek AKP Katik mengatakan hingga video kekerasan tersebut viral, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait dugaan penganiayaan, baik di Polsek Pule maupun Polres Trenggalek. "Melihat video yang beredar, kami belum menerima adanya laporan penganiayaan baik di Polsek Pule maupun Polres," ujarnya, Minggu (1/3/2026). Meski belum ada laporan resmi, Satreskrim Polres Trenggalek tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian dalam video tersebut, termasuk penyebab pasti meninggalnya korban dengan melibatkan tim medis RSUD. Katik juga menegaskan pria dalam video yang mengenakan kaus bertuliskan "Samapta" bukan anggota Polri. "Kami pastikan orang tersebut bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan menjalani proses hukum di Polres Trenggalek," pungkasnya. Jangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan! https://whatsapp.com/channel/0029VaUt... Video : Rekaman Warga & Sofyan Arif Candra Editor Video : Ahmad Zaimul Haq WEBSITE: http://surabaya.tribunnews.com/ Instagram: / suryaonline Facebook: / suryaonline YOUTUBE / @tribunnewssurya #TribunnewsSURYA #hariansurya #suryaonline #jawatimur #jatim #trenggalek #kdrt #viral #videoviral #polrestrenggalek