У нас вы можете посмотреть бесплатно Dapur Umum Pesayangan Siapkan 100 Kilogram Ikan Asin Telang Untuk Menu Haul Ke 20 Guru Sekumpul или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebagian Dapur umum sudah mulai masak nasi haul. Untuk haul ke 20 KH Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) ada ratusan dapur umum. Bahkan informasi diperoleh ada sekitar 350 dapur umum yang tersebar dari Banjarbaru hingga kabupaten Banjar. Satu titik yang mulai masak nasi untuk relawan haul adalah di Posko Pesayangan Masjid Darul Ihsan. Terpantau, Jumat (3/1/2025) tua muda tampak mengawah nasi dan mengaduk kuah serta menanak hati sapi. Menariknya, di dapur umum satu ini juga ada menyediakan seratus kilogram ikan kering. Helmi, salah satu relawan di Posko Dapur Umum Darul Ihsan, mengatakan pihaknya sengaja membuat ikan kering tidak masak habang. "Soalnya kalau ikan kering itu, mampu tahan lama. Tidak sama seperti masak habang yang tidak awet alias cepat basi. Karena itu muncul ide untuk buat nasi putih lauk ikan asin, " jelas Helmi. Disampaikan Helmi, sementara di dapur umum yang dikelolanya ada disediakan sebanyak 50 hingga 60 blek nasi. "Kami siapkan juga masak asam manis dari datu sapi yang digeser oleh tim induk dan dari donatur 1000 telur dan 100 kilogram ikan asin telang, serta 60 ayam potong, " jelasnya. Itu akan dimasak untuk dua hari, besok dan puncaknya minggu malam senin. Di titiknya, selalu banyak jemaah yang datang, sebab di titik dapur umum tersebut juga menjadi satu titik dermaga bagi jemaah haul yang datang menggunakan perahu. "Rata rata biasanya yang datang dati Batola, dan Kalteng. Biasanya singgah pakai perahu di dermaga ini, " jelasnya. Adapun salah satu jaah asal Batola acil Imah, mengaku datang bersama keluarganya dua hari sebelum melalui jalur sungai. "Harapannya datang duluan agar tidak macet, " cerita dia. (Banjarmasin Post/ Nurholis Huda). Program:Local News Editor:Anwar Fauzi #haulgurusekumpul #haulabahgurusekumpul #martapura #kalsel #banjar