У нас вы можете посмотреть бесплатно Rakyat Bersuara Desak Bupati Sambas Mencopot Kadis Pendidikan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Rakyat Bersuara Desak Bupati Sambas Mencopot Kadis Pendidikan Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Jurnalis Video: Imam Maksum TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Koordinator Umum Rakyat Bersuara Erwin Saputra mendesak kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas dicopot dari jabatannya, Rabu 24 September 2025. Menurut Erwin Saputra, salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas melarang tenaga honorer berunjuk rasa merupakan menyalahi aturan. Erwin Saputra menegaskan, kewenangan mencopot kepala dinas berada di tangan Bupati Sambas setelah adanya desakan masyarakat. "Kita sudah bisa menilai dan sekarang masalahnya itu kebijakan Bupati dan sekarang masalahnya itu adalah kebijakan Bupati, kita meminta seorang kepala Dinas itu menerima tuntutan kita untuk segera dicopot," katanya. Erwin menambahkan, bahwa aksi unjuk rasa bertajuk Rakyat Bersuara yang digelar di Kantor DPRD Sambas salah satunya terkait menyuarakan nasib guru honorer. "Ini yang kita wakili ini adalah calon pegawainya bukan malah dilarang untuk demo nanti siapa yang menyuarakan itu," imbuhnya. Sampai sejauh ini, Erwin menuding bahwa pemerintah daerah masih belum memprioritaskan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). "Makanya kami cukup mencurigai apakah usulan honorer untuk diangkat PPPK paruh waktu masuk dalam prioritas pemerintah daerah kita. Kalau itu prioritas kenapa terlambat ternyata barang itu tidak menjadi prioritas," tuturnya. Dia kembali menegaskan supaya Bupati Sambas dapat mencopot kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Sambas lantaran beberapa prioritas yang belum terselesaikan di sana. "Kita tuntut itu kepala dinas pendidikan. Seharusnya honorer terutama di sektor guru ini tenaga honornya cukup besar sekali," jelasnya. Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPontianak.co.id untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @videotribunpontianak Facebook: / live_videos Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunpontian... Instagram: https://www.instagram.com/tribunponti... Twitter: https://x.com/tribunpontianak #beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi... Program: - Host: - Editor Video: Imam Maksum Uploader: Tri Suryo Prastyo Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Follow us: Instagram: / tribunsingkawangofficial Facebook: / tribunsingkawangupdate Twitter: / tribunpontianak TikTok: / tribunsingkawang Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.