У нас вы можете посмотреть бесплатно Konflik Timur Tengah Belum Usai 58 Jemaah Umrah Trenggalek Termasuk Bupati Tertahan di Arab Saudi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - Konflik geopolitik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada warga Indonesia. Penutupan sejumlah ruang udara internasional membuat 58 jemaah umrah asal Kabupaten Trenggalek tertahan di Arab Saudi. Di antara puluhan jemaah tersebut, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) dan istrinya, Novita Hardini, ikut menunggu kepastian jadwal penerbangan pulang. Menanti Kepastian Penerbangan Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Trenggalek, Subkan Hamzah menyampaikan bahwa 58 jemaah tersebut berasal dari berbagai kelompok terbang. Sebagian jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah dan seharusnya sudah kembali ke Indonesia. Namun, maskapai menunda keberangkatan mereka akibat situasi keamanan. Di sisi lain, beberapa jemaah baru tiba untuk memulai ibadah. “Informasi yang kami himpun, ada 58 jemaah kita yang masih di Arab Saudi. Sebagian sudah selesai umrah dan sedang menunggu kepulangan, sebagian lagi baru sampai,” ungkapnya pada Senin (2/3/2026). Ia menjelaskan bahwa rombongan yang berangkat pertengahan Februari 2026 umumnya menjalani perjalanan selama 12 hari. Sementara itu, rombongan terakhir berangkat pada 26 Februari 2026 dan didominasi warga Kecamatan Munjungan melalui biro travel luar kota. Koordinasi Intensif di Tengah Ketegangan Karena tidak semua jemaah menggunakan jasa travel lokal Trenggalek, pihak Kemenhaj mempercepat pendataan dan memperkuat koordinasi dengan biro perjalanan luar daerah. Petugas memantau kondisi para jemaah secara berkala dan terus menjalin komunikasi dengan pihak maskapai. “Kami memantau kondisi mereka setiap waktu. Prioritas utama kami adalah memastikan seluruh jemaah dalam keadaan aman,” tegasnya. Ketegangan di jalur udara Timur Tengah mendorong banyak maskapai internasional mengalihkan rute atau menunda penerbangan demi menghindari risiko keamanan. Kebijakan itu menyebabkan penumpukan penumpang di sejumlah bandara besar Arab Saudi. Imbau Tunda Keberangkatan Memasuki fase akhir Ramadan yang biasanya menjadi puncak kunjungan umrah, Kemenhaj Trenggalek mengimbau warga yang belum berangkat agar menunda perjalanan hingga situasi kembali stabil. “Kami mohon warga yang belum berangkat agar menunda dulu. Untuk jemaah yang masih di sana, mari kita doakan bersama agar situasi segera mereda sehingga mereka bisa pulang dengan selamat,” harapnya. Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus memantau dinamika global ini dan aktif berkomunikasi dengan otoritas terkait guna menjamin keselamatan warganya di luar negeri. Situasi ini menunjukkan bahwa konflik global dapat memberi dampak langsung hingga ke tingkat daerah.(CIA) #JamaahUmrah #KonflikTimurTengah #JamaahTrenggalek 🚸 Jangan lupa juga ikuti Bioz.TV di : 🌐 Website : www.bioztv.id 🔵 Instagram : / bioz_tv 🔵 Tiktok : / bioz_tv 🔵 Facebook : / bioztv 🔵 Twitter : https://x.com/bioz_tv