У нас вы можете посмотреть бесплатно KISAH LOKOMOTIF CC204 Satu Nama Dua Cerita или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Lokomotif CC204 merupakan lokomotif dengan kisah kedatangan yang unik di Indonesia. Ia hadir setelah kesuksesan lokomotif CC203 yang menjadi andalan untuk menarik kereta ekspres dan eksekutif, juga sejarah kehandalan lokomotif CC201 selama puluhan tahun. Karenanya, CC204 hadir sebagai penerus dari dua loko tersebut. Namun, ia tetap memiliki ciri khas tersendiri yakni sistem komputerisasi lokomotif yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Inilah Lokomotif CC204, satu nama, dua cerita. Lokomotif CC201 menorehkan jejak kesuksesan dieselisasi perkeretaapian Indonesia selama puluhan tahun. Sementara itu, Lokomotif CC203 menjadi generasi penerus dengan desain yang revolusioner dan peningkatan kemampuan. Bisa dikatakan, gabungan keduanya ada dalam bentuk lokomotif CC204. Ditambah lagi, CC204 memiliki peningkatan berupa sistem komputerisasi GE BrightStar Sirius yang tidak ada pada loko generasi sebelumnya. Sistem ini bisa mendeteksi kerusakan sekitar 45 menit sebelum terjadi. C204 merupakan produk dari General electric, Amerika Serikat yang hadir dalam dua jenis. Ya, loko CC204 memiliki dua generasi yang sangat berbeda wujudnya. Ini mengikuti jejak loko BB305 yang bahkan memiliki 3 varian dalam 1 jenisnya. Lokomotif CC204 generasi pertama merupakan modifikasi dari loko CC201. Karena itu tidak heran, bentuk luarnya tidak jauh berbeda dari CC201. Sebanyak tujuh unit hadir pada kurun waktu 2003-2005 yang dibidani oleh General electric dan Balai Yasa Yogyakarta. Kode yang disandang oleh loko ini adalah GE C18MMi dengan daya mesin 1950 daya kuda. Seluruh loko CC204 generasi pertama ada di Pulau Jawa, tepatnya di dipo Induk Yogyakarta. Berikutnya, mulai 2006-2010 PT KAI membeli 20 unit loko CC204 generasi kedua dengan model GE C20EMP. Uniknya, bila generasi sebelumnya mengikuti bentuk CC201, generasi kedua ini mengikuti bentuk loko CC203 yang aerodinamis. Daya mesin pada seri ini adalah 2000 daya kuda. Lokomotif CC204 generasi kedua seluruhnya berada di Sumatera bagian selatan yakni dipo lokomotif Tanjungkarang di Lampung dan Kertapati di Palembang. Meski berbeda bentuk luar, namun loko seberat 84 ton ini memiliki penggerak utama yang sama yakni mesin GE FDL-8T. Kecepatan maksimum yang bisa dicapai yakni 120 km per jam, namun dalam operasionalnya dijalankan sesuai batas kecepatan yang diizinkan. Sebanyak 37 unit loko CC204 seluruhnya masih dapat kita jumpai saat ini. Bisa disebut, dari keluarga lokomotif diesel elektrik, seri CC204 merupakan yang paling sedikit jumlahnya, disusul CC203 sebanyak 41 unit dan CC 202 sebanyak 48 unit. Sebagai lokomotif canggih, loko ini handal untuk menarik berbagai jenis kereta. Mulai dari kereta kelas argo, kereta campuran, hingga kereta barang. Demikianlah edisi khusus loko CC204 kali ini. Semoga bermanfaat dan menginspirasi ya, Sobat Sepur! Jika ada pertanyaan maupun komentar, silakan tuliskan di kolom komentar ya? Dan buat kalian yang belum SUBSCRIBE, ayo SUBSCRIBE! nyalakan juga lonceng notifikasinya, ya! Agar kalian tak ketinggalan update terbaru dari channel ini! Akhir kata, terima kasih sudah menonton! Sampai jumpa di edisi selanjutnya! Salam sepur!