У нас вы можете посмотреть бесплатно Kronologi Wanita Penghibur Ditemukan Tewas Tak Wajar di Batam | AKIP tvOne или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
AKIP, https://www.tvOnenews.com - Kronologi Wanita Penghibur Ditemukan Tewas Tak Wajar di Batam | AKIP tvOne Polisi membeberkan rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik penyiksaan Dwi Putri Aprilian Dini, perantau asal Lampung yang tewas di sebuah mess agensi di Batam. Rekaman tersebut menjadi bukti kunci yang menjerat empat tersangka. Selain dugaan pembunuhan berencana, penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya praktik perdagangan orang dalam operasional agensi tersebut. Polisi kembali memaparkan perkembangan kasus kematian Dwi Putri Aprilian Dini, perempuan 25 tahun asal Lampung yang ditemukan tewas di Batam. Rekaman CCTV dari lokasi kejadian dipastikan menjadi bukti utama yang memperjelas dugaan penyiksaan berat sebelum korban meninggal. Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, memperlihatkan cuplikan rekaman tersebut kepada awak media pada Rabu (3/12/2025). Rekaman diambil di dalam mess agensi tempat korban dan sejumlah perempuan lain ditempatkan sebelum bekerja. Dalam rekaman yang diperoleh penyidik, terlihat jelas kondisi Dwi Putri saat disiksa oleh Wilson Lukman atau Koko Wili, pelaku utama yang kini telah ditahan. Kondisi korban tampak sangat lemah, sementara kedua tangan dan kakinya dalam keadaan terikat. Mulutnya juga ditutup menggunakan lakban sehingga tidak dapat berteriak. Penyiksaan berlangsung di depan pintu kamar mandi. Di sebelah kanan korban tampak sebuah mesin cuci. Sementara di sisi lain, berdiri Koko Wili dengan selang air di tangan kirinya. Dari rekaman tersebut, Koko terlihat menyiram tubuh korban berulang kali. Aksi itu dilakukan seperti menyiram tanaman, tanpa mempertimbangkan kondisi korban yang semakin memburuk. Tidak berhenti di situ, pada menit-menit akhir rekaman, pelaku memasukkan ujung selang air ke hidung korban. Sementara mulut korban tetap tertutup lakban sehingga tidak ada ruang bernapas. Penyiksaan berlangsung hampir satu jam sebelum korban akhirnya tidak bergerak lagi. AKIP01 TOM01 FM01 Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live Dan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami: Facebook - / tvonenews Instagram - / tvonenews Twitter - / tvonenews TikTok - / tvonenews Website - https://tvOnenews.com