У нас вы можете посмотреть бесплатно Wamen Stella Sentil Alumni LPDP yang Bangga Anaknya Jadi WNA: Beasiswa Negara itu Utang Budi Loh! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie angkat bicara terkait polemik yang menyeret seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Pernyataan “cukup saya WNI, anak jangan” yang disampaikan seorang penerima beasiswa dan viral di media sosial memantik perdebatan luas tentang makna nasionalisme, tanggung jawab moral, dan relasi antara negara dengan warganya. Stella menegaskan, setiap beasiswa yang bersumber dari negara bukan sekadar fasilitas pendidikan, melainkan bentuk kepercayaan publik yang mengandung dimensi moral. “Saya pernah dikecam netizen ketika mengimbau penerima beasiswa S1 luar negeri Kemdiktisaintek bahwa beasiswa adalah utang. Namun kenyataannya memang demikian: setiap beasiswa dari negara adalah utang budi,” ujar Stella saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026). Menurut dia, polemik yang mencuat belakangan ini tidak semata soal pilihan kewarganegaraan, melainkan cerminan persoalan yang lebih mendasar dalam pendidikan karakter. Ia menilai ada kegagalan dalam memaknai beasiswa sebagai amanah. “Kontroversi yang muncul belakangan ini pada dasarnya mencerminkan kegagalan pendidikan moral pada tahap awal kehidupan. Beasiswa tidak dipahami sebagai amanah, melainkan sekadar fasilitas. Di sinilah letak persoalannya,” katanya. Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini : https://wartakota.tribunnews.com/video Penulis dan VO: Joanita Ary Editor Video: Galih Lungit Uploader: Galih Lungit #beritajakarta #beritaviral #wartakota