У нас вы можете посмотреть бесплатно Candi Prambanan•Tugas DPK Tourism One• [Auliya Rizqi Putri Adhitya|07|X ULW 1] или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Candi Prambanan adalah salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus termasuk yang paling megah di Asia Tenggara. Candi ini terletak di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Karena keindahan dan nilai sejarahnya, Prambanan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Secara umum, Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9, pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Pembangunan candi ini biasanya dikaitkan dengan Rakai Pikatan, seorang raja dari Wangsa Sanjaya yang beragama Hindu. Candi ini didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada Trimurti, yaitu tiga dewa utama dalam agama Hindu: Brahma sebagai pencipta, Wisnu sebagai pemelihara, dan Siwa sebagai pelebur. Kompleks Prambanan memiliki tata letak yang rapi dan simetris. Di bagian tengah terdapat tiga candi utama yang menjulang tinggi. Candi tertinggi adalah Candi Siwa dengan tinggi sekitar 47 meter, menjadikannya bangunan paling dominan di area tersebut. Di dalamnya terdapat arca Dewa Siwa. Di sebelahnya berdiri Candi Brahma dan Candi Wisnu, yang masing-masing didedikasikan untuk dewa sesuai namanya. Selain itu, ada juga candi pendamping serta ratusan candi kecil yang disebut candi perwara. Salah satu daya tarik utama Prambanan adalah relief cerita Ramayana yang terpahat di dinding candi. Relief ini menceritakan kisah kepahlawanan Rama dalam menyelamatkan Shinta dari Rahwana. Cerita tersebut bukan hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menjadi karya seni yang menunjukkan kemampuan tinggi para pemahat pada masa itu. Hingga sekarang, kisah Ramayana sering dipentaskan dalam Sendratari Ramayana di area sekitar Prambanan, terutama pada malam hari, sehingga menambah daya tarik budaya bagi wisatawan. Selain sejarahnya, Prambanan juga memiliki legenda populer, yaitu cerita Roro Jonggrang. Konon, seorang pangeran bernama Bandung Bondowoso diminta membangun seribu candi dalam satu malam sebagai syarat untuk menikahi Roro Jonggrang. Ketika candi hampir selesai, Roro Jonggrang menggagalkannya dengan membuat suasana seolah-olah sudah pagi. Karena marah, Bandung Bondowoso mengutuknya menjadi arca batu, yang dipercaya sebagai arca Durga di dalam Candi Siwa. Walaupun hanya legenda, cerita ini membuat Prambanan semakin dikenal oleh masyarakat. Seiring waktu, candi ini sempat mengalami kerusakan akibat gempa bumi dan letusan gunung berapi, serta sempat terbengkalai selama berabad-abad. Upaya pemugaran besar dilakukan pada abad ke-20 oleh pemerintah Indonesia bekerja sama dengan berbagai ahli, sehingga bentuk candi dapat dinikmati seperti sekarang, meskipun masih ada bagian yang terus direstorasi. Saat ini, Candi Prambanan tidak hanya berfungsi sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi destinasi wisata edukasi dan budaya. Banyak pelajar datang untuk belajar tentang sejarah, arsitektur, dan agama, sementara wisatawan menikmati panorama serta suasana khas Jawa yang kental. Kesimpulannya, Candi Prambanan adalah simbol kejayaan peradaban masa lalu Indonesia. Keindahan arsitekturnya, nilai religiusnya, serta cerita legenda yang menyertainya menjadikan candi ini bukan hanya bangunan batu, tetapi juga warisan budaya yang sangat berharga dan harus terus dijaga.