У нас вы можете посмотреть бесплатно SOSOK BUDI COBRA, Pecatan TNI Ugal-Ugalan Tabrak Mobil Patwal Kapolres Kendal Hingga Pukul Polisi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#rino Video Editor : Rino Syahril Seorang pecatan TNI berinisial BH alias Budi Cobra, warga Kecamatan Brangsong, Kendal, ditangkap polisi setelah mengemudikan mobil secara ugal-ugalan, menabrak mobil Patwal Kapolres Kendal, dan memukuli anggota polisi. Peristiwa itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kendal, pada Kamis (5/6). Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar membenarkan peristiwa itu. Kejadiannya berawal saat rombongan Kapolres Kendal melintas di Jalan Soekarno Hatta dari arah barat menuju ke arah timur. Saat itu Mobil Satlantas Polres Kendal yang mengawal rombongan melihat ada mobil di depannya melaju zig-zag. Anggota Polisi yang melakukan pengawalan kala itu sempat mengingatkan pengemudinya. Namun, saat diingatkan, pelaku justru kabur dan masih berjalan zig-zag. Dianggap membahayakan pengguna jalan lain dan mencurigakan, Kasat Lantas Polres Kendal AKP Panji Yugo Putranto melakukan pengejaran dan berusaha menghentikan mobil pelaku. Namun, pelaku justru menabrak mobil patwal. Pelaku kemudian turun dan keluar dari mobil lalu memukuli petugas yang masih di dalam mobil patwal. "Habis nabrak, pelaku keluar dari mobil dan memukuli anggota Lantas yang masih berada di dalam mobil," ujar Hendry. Pemobil inisial BH alias Budi Cobra itu berhasil dibekuk petugas di depan kantor Satpol PP Kendal di Jalan Soekarno Hatta. "Melihat pelaku turun terus memukuli anggota kami, kami berusaha membekuknya. Waktu kami bekuk, pelaku ini sempat berteriak dan mengaku kalau dirinya anggota Kostrad," tambahnya. Sementara itu, pelaku juga dibawa ke Mapolres Kendal untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, petugas juga melakukan tes urine terhadap pelaku. Hendry mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kodim Kendal terkait pelaku yang mengaku anggota TNI. Komandan Kodim 0715 Kendal, Letkol Inf Ely Purwadi, mengatakan BH pernah bertugas di Kostrad kemudian pindah ke Kodim Kendal. Namun sejak 2018, dia tidak lagi berdinas di Kodim Kendal dan diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) dari TNI. "Memang yang bersangkutan dulunya pernah bertugas di Kostrad terus pindah ke Kodim 0715 Kendal. Tapi sejak tahun 2018, yang bersangkutan sudah bukan anggota lagi karena di-PTDH-kan," kata Letkol Ely saat dihubungi detikJateng, Senin (9/6/2025). Ely menambahkan, karena yang bersangkutan sudah bukan militer lagi, maka kasus hukumnya diserahkan kepada kepolisian. "Kan yang bersangkutan sudah menjadi masyarakat sipil, jadi kalau yang bersangkutan ada kaitan dengan kasus hukum tentunya kami serahkan prosesnya kepada kepolisian," pungkasnya. Sumber Video Instagram/@gegana_id Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @tribunpekanbaruofficial Facebook: / tribunpekanbarufanspage Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ... TikTok: / tribunpekanbaru Instagram: / @tribunpekanbaru