У нас вы можете посмотреть бесплатно JUALAN NASI GORENG DI BELI ORANG BUNIAN DIBAYAR DENGAN KRIKIL YANG BERUBAH JADI UANG или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pak Minto duduk di bangku kayu panjang di teras rumahnya yang sempit. Cat dinding sudah mengelupas, sebagian papan lantai berderit setiap kali diinjak. Malam itu udara terasa pengap, meskipun angin sesekali berembus dari arah sawah di belakang rumah. Ia menatap wajan besar yang tergeletak di sudut teras, wajan yang selama bertahun-tahun menjadi sumber penghidupannya sebagai penjual nasi goreng pangkalan. Usianya sudah menginjak kepala lima. Rambutnya mulai memutih, terutama di bagian pelipis. Wajahnya tampak lelah, dengan garis-garis tegas yang terbentuk dari kerja keras dan kurang tidur. Setiap malam, Pak Minto berjualan dari magrib hingga lewat tengah malam. Namun beberapa bulan terakhir, pembeli semakin jarang. Pangkalan yang dulu ramai kini sering sepi, bahkan hingga dini hari tidak ada satu pun yang berhenti. Di dalam rumah, istrinya, Bu Sari, sedang menghitung uang receh di atas tikar. Bunyi koin yang saling beradu terdengar jelas. Tidak banyak. Jumlahnya bahkan tidak cukup untuk membeli beras satu karung kecil. Anak mereka yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah tertidur, memeluk tas sekolah yang mulai sobek di bagian samping. Pak Minto menarik napas panjang. Pikirannya penuh. Hutang kepada koperasi belum terbayar selama tiga bulan. Pemilik kontrakan sudah dua kali mengingatkan soal uang sewa. Setiap kali ia menyalakan gerobak nasi goreng, yang ia rasakan bukan lagi semangat, melainkan rasa cemas. Ia takut pulang tanpa membawa uang, takut melihat wajah istrinya yang berusaha tegar. “Mas,” suara Bu Sari terdengar pelan dari dalam rumah, “uangnya segini saja.” Pak Minto berdiri dan masuk ke dalam. Ia melihat tumpukan koin dan beberapa lembar uang lusuh di hadapannya. Ia tidak berkata apa-apa. Kata-kata rasanya tidak lagi berguna. Ia hanya mengangguk pelan, lalu duduk bersandar di dinding. Malam itu, pembicaraan yang selama ini dihindari akhirnya muncul. Pak Minto menyampaikan niatnya untuk merantau ke Sumatra. Ia mendengar dari seorang kenalan lama bahwa di sana masih banyak daerah yang ramai oleh pendatang, proyek, dan sopir lintas provinsi. Nasi goreng masih laku keras, katanya. Peluang masih terbuka. Bagi Kalian Yang Suka Dengan Cerita Inspiratif Beserta Pesan Moral Ini Jangan Lupa Dukung Dengan Cara Like, Coment, Share Dan Subscribe Supaya Bisa Terus Mengikuti Video Selanjutnya.. Terima kasih Tag : #horor #misteri #hantu #mistis #penampakan #hororindonesia #ghost #seram #horror #setan #kuntilanak #dunialain #pocong #ceritahoror #viral #mitos #serem #ceritahantu #penampakanhantu #dagelan #creepy #mistisdunia #ceritaseram #film #videohoror #ceritamisteri #filmhoror #filmindonesia #malamjumat #scary #merinding #videohantu #santet #angker #indonesia #serembanget #indonesiapunyacerita #mitosdunia #thriller #disekitarkita #misteridunia #infoviral #genderuwo #makhlukhalus #misterindonesia #tuyul #kesurupan #hororstory #ceritamistis #fakta #horrorchannel #ujinyali #komik #gaib #jurnalrisa #kisahnyata #youtube #videoseram #kuntilanak #ceritahoror #ceritamisterihoror #certamisteri #horor #mistis #ceritamistis