У нас вы можете посмотреть бесплатно Orkes Londo Ireng, Nostalgia Lagu Jadul 1920 an | Tembang Kenangan Tempo Dulu или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Lagu bernuansa Hindia Belanda tahun 1920-an zaman dulu dari Magenta Suara dengan judul Orkes Londo Ireng. Semoga lagu dengan nuansa tembang kenangan tempo dulu ini bisa membuat Anda bernostalgia mengingat kenangan baik dan indah zaman dulu. Lirik Orkes Londo Ireng: Warung remang di jantung kota Penuh asap dan sisa tawa Londo ireng duduk berkuasa Isap cengkeh nikmati bangsa Tuan-tuan bersenda gurau Tertawa tenggak arak Belanda Tercium aroma kopi Jawa Tapi dimiliki totok Belanda Londo ireng genit menggoda Kepada nona inlander muda Dijanjikan pelesir ke Eropa Keliling dunia begitu bujuknya Tuan besar memangil mesra Minta tolong ditambah gula Tiap tegukan yang mereka rasa Adalah peluh dari kaum jelata Di meja rotan depan mereka Tersaji roti dengan mentega Meja bumiputera lusuh butut Cuma garam singkong diparut Londo ireng duduk bersila Menghitung duit Nusantara Bumiputera juga durhaka Diskusi negeri di satu meja Anak meneer meludah sembarangan Di tikar kami yang renta dan usang Seraya bilang bumiputera pemalas Padahal keringat kuli terkucur deras Warung londo ireng jelma pelita Tapi sinarnya tak hangatkan jiwa Rasanya hambar, getirnya nyata Bagi kami yang hidup dalam lara #tembangkenanganterpopuler #lagujadul #lagulawas ----------------------‐-- Di saat lagu-lagu saat ini diwarnai dengan kata-kata stensilan dangkal picisan, Magenta Suara berani menyebrang zaman, mendobrak ruang dan waktu untuk melintasi generasi melalui suara dengan memanfaatkan teknologi. Magenta Suara menghadirkan musik klasik dan modern dari aneka aliran dengan lirik full rima berisikan sajak puitis khas pudjangga lama dari berbagai aliran dan angkatan 1850 an - 1990 an untuk Anda yang bukan saja penikmat sastra tetapi juga untuk Anda yang dahaga kata dan merindukan sajak, puisi sastra tempo dulu, yang mungkin sudah tidak dipahami dan diminati anak-anak muda saat ini. Magenta Suara menyuguhkan bukan hanya soal percintaan, tetapi juga kebudayaan, potret realita sosial masa lalu dan saat ini untuk menghibur dan menemani setiap aktivitas dan suasana hati di mana pun Anda berada. Semoga bermakna, menginspirasi dan menghibur. Salam budaya!