У нас вы можете посмотреть бесплатно Alasan Pungutan Bea Keluar Emas Resmi Berlaku Tapi Batu Bara Ditunda или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno memastikan komitmen ESDM dalam mendorong penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor minerba di 2026 dengan target sebesar Rp 128 Triliun. Di tengah target penurunan produksi batu bara menjadi 600 juta ton di 2026 diharapkan terjadi perbaikan harga sehingga bisa menopang target PBNB. Sementara terkait penetapan bea keluar untuk ekspor sektor batu bara dan emas di 2026, Tri Winarno mengatakan bahwa aturan ini ditujukan untuk mengoptimalkan industri hilir hingga meningkatkan penerimaan negara sehingga dipastikan kebijakan bea keluar emas dan batu bara bukan dimaksudkan untuk mempersulit pelaku usaha. Saat ini bea keluar emas sudah diterapkan namun untuk batu bara masih dalam pembahasan. Lalu bagaimana arah pengembangan tambang berkelanjutan di RI? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 23/01/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: / cnbcindonesia Facebook Page: / cnbcindonesia Instagram: / cnbcindonesia / cuap_cuan Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT