У нас вы можете посмотреть бесплатно Ermy Kullit - Mengharapkan Yang Tak Mungkin или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
ERMY KULLIT – ALBUM “JAZZ DIXIE” 1981 Ermy Kullit yang memiliki nama lengkap Ermy Maryam Nurjannah Kullit (lahir di Manado, 13 Mei 1955; umur 62 tahun) adalah penyanyi jazz Indonesia. Ermy juga mendapat julukan sebagai Selena Jones Indonesia. Nama Ermy melejit berkat tembang "Kasih" ciptaan Richard Kyoto dan "Pasrah" ciptaan Ryan Kyoto. Sejak mulai berkarier pada tahun 1973, Ermy tercatat telah menelurkan lebih dari 20 album. Ermy kembali ke Indonesia pada tahun 1981 dan bernyanyi di beberapa hotel berbintang sebelum akhirnya memilih menyanyi di Jaya Pub, milik pasangan aktris dan aktor terkenal Rima Melati dan Franz Tumbuan. Di tempat ini pula Ermy kerap menyanyikan lagu Salena Jones, penyanyi jazz legendaris dari Amerika Serikat. Lagu Selena yang kerap dinyanyikan Ermy antara lain, "Sentimental Journey", "Sunmertime in Venice", dan "April in Paris". Mulailah Ermy mendapat julukan Salena Jones Indonesia. Di sana pula, Ermy bertemu dengan pencipta lagu dan pemusik jazz, Ireng Maulana yang di kemudian hari tak hanya mitra kerja tetapi juga menjadi pembimbingnya dalam bermusik. Kerja sama Ermy dan Ireng tercipta pertama kali saat merilis album Jazzy Dixie pada tahun 1982. Album yang diedarkan perusahaan Irama Tara ini berisi lagu-lagu pop yang sudah dikenal dan top di eranya, seperti "Nikmatnya Cinta", "Kidung", "Widuri", "Mimpi", "Benci tetapi Rindu", dan lain-lain. Ireng tak hanya berperan sebagai penata musik, tetapi juga penggagas sebagai debut awalnya ke dapur rekaman dengan mengusung lagu-lagu jazz. Tentu saja kehadiran Ermy disambut baik setelah sekian lama penikmat musik jazz menantikan regenerasi dari Margie Sigers dan Rien Djamain. Tahun 1973, Ermy hijrah ke Jakarta dan diterima bernyanyi di Hotel Marcopolo bersama mendiang Melky Goeslaw. Di tempat tersebut Ermy banyak belajar dari seniornya. Karena di sanalah gudang penyanyi dan pemusik top Indonesia masa itu, seperti Deddy Damhudy, Rudy Damhudy, Ivo Nilakresna, Christine Sukandar, Januar Ishak, dan lainnya. Ermy menelurkan album rekaman dalam bentuk piringan hitam pada tahun 1974. Dalam album tersebut, Ermy khusus membawakan lagu-lagu milik Favorite's Grup berjudul Cinta, lewat alunan musik pop. Ermy juga sempat bernyanyi di Copacobana dan Tropicana sebelum akhirnya bertolak ke Malaysia, Singapura, dan Bangkok. Saat di Copacobana dan Tropicana, Ermy masih membawakan lagu-lagu pop Indonesia (standar lagu saat itu), dan menguasai jenis lagu berbagai irama dari dance, waltz, chacha, sampai kepada irama pop hot.