У нас вы можете посмотреть бесплатно Seperempat Abad Perjuangan Mbah Sadiman, Hijaukan Hutan Gunung Gendol или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Mbah Sadiman, begitu dia biasa dipanggil. Mbah Sadiman tinggal Dusun Dali, Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri. Dia menghidupi diri dengan menjadi petani penggarap lahan tumpangsari di area Perhutani. Namun, tak sekadar bertani, dia juga menjadi pahlawan penyelamat alam. Sekaligus menyelamatkan warga di daerahnya dari ancaman kekeringan dan krisis air bersih. Ya, sejak tahun 1996, Mbah Sadiman telah menghijaukan area hutan Gunung Gendol, tak jauh dari tempat tinggalnya. Awalnya, Mbah Sadiman mencangkok pohon beringin di hutan untuk memperoleh bibit secara gratis. Namun, hal ini butuh waktu lama. Mbah Sadiman pun akhirnya nekat membeli bibit beringin dengan uang pribadinya. Satu bibit beringin dibeli seharga Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Tentu harga yang sangat mahal bagi Mbah Sadiman, yang setiap harinya hanya menggantungkan penghasilan dari bertani. Tak hilang akal, dia pun menyemai bibit cengkih. Bibit cengkih ini kemudian dia bawa ke penjual untuk ditukar dengan bibit beringin. Bibit beringin itulah yang kemudian dia tanam di area hutan Gunung Gendol. Memang, banyak omongan miring yang diterimanya. Mbah Sadiman bahkan pernah dianggap tak waras. Karena nekat menukarkan bibit cengkih hingga hewan ternak demi mendapatkan beringin, yang kemudian ditanamnya di hutan. Ya, bagi masyarakat desa, bibit cengkih dan hewan ternak memang menjadi harta yang sangat berharga, sebagai sumber pendapatan mereka. Namun, Mbah Sadiman tetap bergeming. Seorang diri, dia terus menanam pohon. Mbah Sadiman punya alasan tersendiri, mengapa memilih menanam beringin. Karena pohon beringin bagus untuk menyerap air dengan baik. Usianya juga bisa mencapai ratusan tahun. Gunung yang hijau, air yang terus mengalir, sawah yang terus terairi, adalah bukti nyata perjuangan dan kegigihan Mbah Sadiman. Ribuan jiwa warga Desa Geneng telah selamat dari ancaman kekeringan, yang tiap tahun melanda sebagian besar wilayah Wonogiri. Dalam perjalanannya, Mbah Saidman tak hanya menanam beringin, namun juga lamtoro, dan talok. Dibanding bertani, dia pun lebih banyak menghabiskan waktu menanam dan menengok bibit maupun tunas-tunas yang disebarnya di hutan. Mbah Sadiman sadar betul, menghijaukan bukan sekadar menanam, tapi juga merawat. Sampai saat ini, sudah 25 tahun Mbah Sadiman melakukan penghijauan, menanam, menanam, dan menanam, tanpa mengharap imbalan atau pujian apapun. Dalam benaknya hanya ada satu, menyelamatkan alam, menjaga bumi, untuk saat ini, dan generasi mendatang. Ayo subscribe channel ini dan share ke teman-teman kalian Ikuti juga akun kami: Subcribe: https://bit.ly/3s3PCrV Instagram : https://bit.ly/3mxArq2 Twitter : https://bit.ly/3mDBMf4 Facebook : https://bit.ly/3fXtCwu Website : https://bit.ly/31ZrCMh Alamat : Jl. Kebangkitan Nasional no.37 Sriwedari, Laweyan, Surakarta. Telpon : (0271) 7653106 Radar Solo TV tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE