У нас вы можете посмотреть бесплатно Detik Detik Torpedo AS Hantam Kapal Perang Iran di Samudera Hindia, 87 Orang Tewas или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
KOMPAS TV Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis video yang diduga menunjukkan bom dan rudal AS yang menghancurkan peralatan militer Iran di darat dan di laut. Rilis rekaman tersebut terjadi ketika Washington dan Israel mengintensifkan pemboman mereka pada hari Rabu (4/3/2026) terhadap pasukan keamanan Iran dan simbol-simbol kekuasaan lainnya. Saat perang kembali meluas, Teheran bersumpah untuk menghancurkan sepenuhnya infrastruktur militer dan ekonomi Timur Tengah. Amerika mengerahkan pesawat tempur B-1 dalam serangan ke Iran, untuk melemahkan kemampuan rudal balistik Iran. Selain itu, pesawat pengebom siluman B-2 Amerika Serikat dilaporkan telah menyerang fasilitas rudal balistik Iran. Pesawat siluman B-2 dipersenjatai dengan bom seberat 2 ribu pon atau sekitar 907 kilogram selama operasi itu. Ini menandai pengerahan besar kedua pesawat pengebom siluman B-2 terhadap Iran. Amerika Serikat merilis rekaman serangan kapal selam, yang membombardir kapal perang Iran di Samudra Hindia. Akibat serangan ini, 87 orang tewas. Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menyebut ini sebagai penenggelaman kapal musuh pertama oleh torpedo milik AS, sejak Perang Dunia Kedua. Personel kapal perang Iran yang menjadi korban penembakan kapal selam AS, dibawa ke Rumah Sakit Nasional di Galle di pantai selatan Sri Lanka. Sebanyak 87 jenazah kru kapal Iran ini diangkut menggunakan ambulans dan untuk sementara disimpan di kamar jenazah. Sementara itu, Angkatan Laut Sri Lanka juga menyelamatkan 32 kru kapal Iran. Kini, mereka masih dirawat di rumah sakit setempat. #iran #amerika #trump #rudal Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.